KUWAIT BANTU 250 SISWA PENGUNSI SURIAH DI LEBANON

 Beirut, 17 Jumadil Awal 1434/26 April 2013 (MINA)— Lembaga Amal Lebanon, Al-Istijaba mengumumkan, Lembaga sosial, Islamic Heritage Revival Society-Kuwait  telah memberikan bantuan bagi 250 siswa pengungsi Suriah di Sidon.

Ketua Al-Istijaba, Syeikh Nadim Hijazi mengatakan, bantuan tersebut datang sebagai suatu proyek untuk membantu para siswa pengungsi Suriah yang didanai oleh masyarakat Kuwait.

“Proyek tersebut termasuk  pembayaran uang sekolah, alat tulis dan seragam sekolah bagi siswa yang terdaftar di sekolah swasta,” tambah Hijazi, Kamis (25/3).

Dia mencatat, Islamic Heritage Revival Society telah menghabiskan sebanyak 200.000 dolar atau sekitar 2 Milyar rupiah untuk membantu para pengungsi Suriah sejak awal 2013, bantuan kemanusiaan tersebut dikontribusikan untuk wanita, anak-anak, dan orang tua yang telah mengungsi dari rumah mereka secara paksa.

Seperti dilansir The Daily Star, kontribusi Kuwait untuk pengungsi Suriah merupakan untuk meringankan kekurangan anggaran bantuan di Lebanon.  Pekan lalu, PBB memperingatkan akan adanya pengurangan sejumlah layanan kesehatan dan bantuan pangan secara terpaksa karena krisis bantuan.

Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi mengatakan, kontribusi Kuwait akan membantu melestarikan beberapa program. “Kontribusi Kuwait datang pada saat kritis, ketika badan-badan PBB membawa beban yang sangat berat dengan sumber daya yang kurang,” kata Komisaris Tinggi PBB.

PBB telah membantu 428.000 pengungsi Suriah di Lebanon, sedangkan pejabat pemerintah dan para pekerja bantuan lokal  mengatakan bahwa sebenarnya ada 650.000 pengungsi di negara tersebut. (T/P013)

 Mi’raj News Agency (MINA

Leave a Reply