BANYAK ORANG AS TERLIBAT KEJAHATAN KEUANGAN

Teheran, 27 Jumadil Awal 1434/8 April 2013 (MINA) – Data baru  ribuan rekening bank luar negeri yang dirilis baru-baru ini oleh sekelompok wartawan di Washington, menunjukkan banyak orang AS yang terlibat dalam kejahatan keuangan, seperti yang dilansir Press TV Ahad (7/4) dan dipantau MINA.

Menurut laporan yang diterbitkan Washington Post, daftar ini disediakan oleh Konsorsium International Jurnalis Investigasi yang berbasis di Washington. Data mencakup sekitar 4.000 orang AS, setidaknya 30 warga Amerika telah didakwa dalam tuntutan hukum, kasus pidana penipuan, pencucian uang, atau kejahatan keuangan lainnya.

Laporan ini memuat sekitar 2,5 juta catatan, lebih dari 120.000 perusahaan dan yayasan yang didirikan oleh perusahaan asing di Kepulauan Virgin Inggris, di Asia, dan Pasifik Selatan.

Di antara yang tercantum dalam laporan tersebut adalah pengelola dana miliarder Raj Rajaratnam, divonis tahun 2011 dalam kasus skandal perdagangan terbesar di Amerika Serikat.

Paul Bilzerian, terbukti melakukan penipuan keamanan, juga disebutkan dalam laporan tersebut.

Menurut Washington Post, data tersebut bahkan berisi rincian  23 perusahaan terkait dugaan penggelapan pajak sebesar USD 230 juta di Rusia yang diselidiki oleh pengacara Sergei Magnitsky.

Magnitsky dituduh melakukan penipuan dan kemudian dipenjarakan setelah memberitahu pihak berwenang Rusia apa yang telah ditemukannya dalam penyelidikan. Pengacara Rusia itu meninggal di penjara dengan kondisi mencurigakan  tahun 2009 yang menarik perhatian internasional. Pengamat ahli mengatakan penipuan rekening bank di luar negeri sering digunakan oleh individu atau perusahaan yang ingin menyembunyikan kejahatan keuangannya yang rumit. (T/P09/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply