MALAM “MERAH” ISRAEL: PERTEMPURAN INTERNET TERBESAR DALAM SEJARAH UMAT MANUSIA

Jakarta, 27 Jumadil Awal 1434/8 April 2013 (MINA) – Kampanye dunia maya diluncurkan oleh hacker berafiliasi dengan kelompok Anonymous dalam rangka memprotes kebijakan Israel di Palestina. Kelompok itu mengancam akan melancarkan “pertempuran internet terbesar dalam sejarah umat manusia” yang pada akhirnya akan “menghapus Israel dari peta internet.” Demikian berita yang dilansir ABNA yang dipantau Mi’raj News Agency (MINA).

Para hacker bersumpah untuk menghapus Israel dari peta internet yang telah menggelar puluhan serangan cyber pada situs Israel, Sabtu (7/4), malam. Kampanye oleh hacker di seluruh dunia, sejauh ini merusak puluhan situs Israel dan ratusan dirilis melalui alamat e-mail dan password.

Para hacker menghantam situsi instansi pemerintah Israel, termasuk Otoritas Efek, Kementerian Penyerapan Imigran dan Biro Pusat Statistik porak poranda, sesuai dengan daftar yang diposting di hackersnewsbulletin.com.

Sekitar 19.000 akun Facebook Israel ikut di hack dalam sebuah “operasi” yang disebut OpIsrael.

“Kau belum berhenti melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang tak berujung,” kata kelompok itu dalam sebuah posting ditujukan kepada penjajah Zionis.

“Kau belum berhenti melakukan pembangunan untuk pemukiman ilegal. Kau tidak pernah mau menghormati gencatan senjata. Kau telah menunjukkan bahwa Kau tidak menghormati hukum internasional,” tulis beberapa kata hacker dalam situs  Israel yang dihack.

Sumber-sumber Israel mengatakan, serangan itu diluncurkan dari daerah di Afrika selatan. Kemudian, kelompok ini diikuti oleh hacker lainnya dari negara-negara Arab dan Muslim, termasuk Palestina, Lebanon, Suriah, Yordania, Arab Saudi, Aljazair, Tunisia dan Maroko bahkan Indonesia.

Sumberlain mengatakan, “Inilah sebabnya mengapa pada tanggal 7 April, elit cyber skuadron dari seluruh dunia telah memutuskan untuk bersatu dalam solidaritas dengan rakyat Palestina melawan Israel sebagai satu kesatuan untuk mengganggu dan menghapus Israel dari peta dunia maya.”

Sumber itu menambahkan bahwa kelompok hacker dari Iran dan Indonesia bergabung dalam sebuah kampanye, menambahkan sekitar 5000 hacker yang turut ambil bagian dalam operasi itu.(T/P014/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

Leave a Reply