MANTAN MENLU ISRAEL DIDAKWA TUDUHAN KORUPSI

Yerusalem, 16 Jumadil Akhir 1434/26 April 2013 (MINA) – Mantan Menteri luar negeri Israel, Avigdor Lieberman berada di pengadilan kamis kemarin (25/4), atas persidangannya kasus tuduhan korupsi  dan pelanggaran kepercayan di Yerusalem.

Pada Persidangan pertama 17 Februari, Lieberman mengaku tidak bersalah dalam persidangan atas tuduhan yang akan memutuskan masa depan politik malam bouncer.

Lieberman yang diduga mencoba untuk mengamankan Duta besar Israel, Zeev Ben Aryeh yang memberikan kesaksian rahasia yang kepada penyelidikan polisi atas kasus Lieberman.

peristiwa tersebut, diduga terjadi pada tahun 2008 ketika Lieberman menjabat sebagai anggota parlemen, Kasus tersebut sedang persidangan oleh tiga hakim di Yerusalem.

Pemimpin garis keras, sidang ini ditangani oleh polisi sejak tahun 1996, Lieberman membantah tuduhan tersebut, ia mengatakan “bahwa ia ingin membela dirinya sendiri di pengadilan.”

Menurut dakwaan itu, Lieberman diduga pelaku penggaran oleh mentan dubes Israel, Ben Aryeh bahwa polisi telah menghubungi saksi-saksi Lieberman di Belarus untuk mendapatkan bantuan mengenai penyelidikan tersebut, ia menambahkan, sehingga kecurigaian atas usaha untuk memberikan penghargaan Ben Aryeh ke Latvia.

Ketika Kejaksaan Agung, Yehuda Weinstein mengatakan ia akan menjadi saksi persidangan Lieberman atas kasus tersebut, ia langsung mengundurkan diri pasca kabinetnya meskipun ia tetap mempertahankan statusnya sebagai seorang anggota parlemen dan kepala dari kelompok garis keras Yisrael Beitenu.

“Dia telah menyatakan keyakinan ia akan dihapus pada pemuatan semua biaya yang dan akan kembali,” kata kementerian luar negeri, Danny Ayalon.

Di kalangan saksi yang muncul kasus Lieberman adalah mantan wakil menteri luar negeri Israel, Danny Ayalon, yang memimpin komite janji kementerian tersebut pada saat itu. 

Lieberman diduga gagal untuk memberitahu Mantan duta besar Israel, Ben Aryeh telah memberitahukan tentang penyelidikan kepolisian, ben Aryeh juga diharapkan untuk bisa bersaksi atas kasus Lieberman.

Perhatian utama Lieberman akan menghindari keyakinan termasuk temuan dari “perbuatan tercela” dan hukuman penjara, yang akan menghalangi dia dari menjabat sebagai menteri selama tujuh tahun.

Sejak pengundurkan diri Lieberman, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, telah menjabat sebagai menteri luar negeri sementara, akan tetapi ia dikabarkan berusaha untuk mengembalikan lagi sekutunya sekali proses hukum lebih.

Lieberman dituduh menggelapkan dana dan melakukan money laundry, di samping menekan saksi dalam kasusnya, Sebelumnya Lieberman dicurigai karena ditransfer uang jutaan shekel dari para pengusaha yang berada di bawah otoritasnya antara tahun 2001 hingga 2008, ketika ia masih sebagai anggota Knesset Israel. (T/P012/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

Leave a Reply