MILITER ISRAEL BENTROK DENGAN WARGA PALESTINA DI TEPI BARAT

Warga Palestina melemparkan batu ke arah militer Israel yang sedang bersiaga dalam bentrokan di Al-Khalil (Hebron), Rabu (3/4).

Hebron, 22 Jumadil Awal 1434/4 April 2013 (MINA) – Militer Israel terlibat bentrokan dengan warga Palestina di wilayah Tepi Barat pandai hari kedua setelah kematian seorang tahanan Palestina dalam tahanan Israel, Rabu (3/4).

Militer Israel menembakkan gas air mata untuk membubarkan warga yang berdemo dengan melemparkan batu di kota al-Khalil (Hebron) dan kota Beit Ummar, seperti yang dilansir PressTV dan dipantau MINA.

Bentrokan juga menyebar ke daerah sekitar penjara Ofer yang terletak di dekat kota Ramallah, di mana pasukan Israel mencoba untuk membubarkan konsentrasi massa di sana.
Sementara itu, di beberapa kota Palestina lainnya terjadi pemogokan umum dalam rangka berkabung meratapi kematian Maisarah Abu Hamdiah, seorang narapidana yang kehilangan nyawanya di sebuah penjara Israel karena kurangnya perawatan medis pada Selasa (2/4) kemarin akibat kanker.

Laporan menunjukkan bahwa sekolah-sekolah, toko-toko dan kantor tetap tutup di al-Khalil (Hebron) sebagai bagian dari pemogokan umum. Sivan Weizman, juru bicara Dinas Penjara Israel juga mengatakan “sebanyak 4.600 tahanan menolak sarapan pagi ini dalam rangka protes setelah kematian tahanan kemarin.”

Sementara itu, Presiden Palestina Mahmud Abbas mengatakan ia meminta Israel bertanggung jawab atas kematian narapidana berusia 64 tahun tersebut.
Abbas menambahkan bahwa kematian Hamdiah menunjukkan “arogansi dan sikap keras atas tahanan” oleh Israel. (T/P01/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply