PBB SELIDIKI SEMUA SITUS PENINGGALAN DI YERUSALEM

Amman, 17 Jumadil Akhir/26 April 2013 (MINA) – Jordan mengatakan Israel telah setuju untuk mengizinkan PBB menyelidiki dan menilai konservasi dan warisan yang ada pada kota tua Yerusalem untuk pertama kalinya sejak 2004.

“Jordan dan Palestina, yang didukung oleh negara-negara Arab, berhasil menekan Israel, untuk pertama kalinya sejak tahun 2004, agar menerima dan memfasilitasi misi ahli UNESCO untuk menyelidiki dan menilai status warisan budaya kota tua Yerusalem dan dindingnya,” kata sebuah pernyataan istana.

Menurut kantor berita IINA yang dikutip oleh MINA, misi ini akan mulai berjalan pada tanggal 15 Mei dan harus menyajikan laporan dan rekomendasi sebelum 1 Juni 2013, tepat sebelum acara World Heritage Committee yang ke-37 digelar,” tambahnya .

Menurut istana, Israel menegaskan keputusannya dalam sebuah surat kepada Direktur Jenderal UNESCO Irina Bokova dan dalam pernyataan yang dibacakan pada hari Selasa pada pertemuan di Paris dari dewan eksekutif UNESCO.

Israel juga sepakat untuk mengambil bagian dalam pertemuan teknis Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya Organisasi PBB untuk membahas pelanggaran Israel baru-baru ini di Mughrabi Gate di Yerusalem.

Mughrabi adalah situs suci di mana orang Yahudi dapat berdoa, bersebelahan dengan situs suci ummat islam yaitu Al-Haram Al-Sharif, yang juga dikenal sebagai Masjid Al-Aqsa. Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel mengkonfirmasikan  bahwa delegasi UNESCO akan tiba dalam waktu dekat namun menekankan bahwa mereka akan mengunjungi seluruh situs warisan di Israel, bukan hanya di Yerusalem.”

Warisan budaya telah menjadi isu utama bagi kedua belah pihak sejak Palestina menjadi anggota UNESCO pada tahun 2011.

Pengumuman Selasa itu muncul setelah kesepakatan ditandatangani pada Maret dimana Otoritas Palestina menegaskan kesepakatan verbal kembali  mengacu pada tahun 1924 yang memberikan Jordan perwalian atas situs Islam dan Kristen di Yerusalem. (T/P05/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply