PENGAMAT: PEMERINTAH AMERIKA TIDAK TERPILIH DEMOKRATIS

Teheran, 11 Jumadil Akhir 1434/20 April 2013 (MINA) – Pengamat politik dan imperialisme Eric Draitser asal Amerika Serikat (AS) mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Press TV, Jumat (19/4) dan dikutip MINA, bahwa pemerintah AS tidak terpilih secara demokratis dan tidak mewakili publik AS.

Dalam wawancara via telepon itu, Draitser juga mengatakan bahwa pemerintah AS sebagai pelayan perusahaan kartel imperialistik global.

“Kami tidak memiliki pemerintahan yang terpilih secara demokratis. Kami memiliki pemerintahan boneka yang berfungsi sebagai front untuk sistem kekaisaran transnasional,” kata Draitser yang merupakan pendiri www.stopimperialism.com.

Menurutnya, Presiden AS Barack Obama, mantan presiden Clinton, Bush dan yang lainnya, semuanya mewakili kepentingan-kepentingan perusahaan yang sama.

“Faktanya adalah AS terlibat dalam pasar imperialisme, mengabadikan genosida di seluruh dunia, melancarkan perang ekonomi dan subversi terhadap negara-negara damai,” tambahnya.

Pernyataan Draitser tersebut muncul setelah jajak pendapat baru yang dilakukan oleh Associated Press-GfK menunjukkan bahwa rating pekerjaan Obama hanya 50 persen, terendah sejak pemilihannya kembali.

Draitser berpendapat bahwa meningkatnya penolakan publik bagi pemerintah AS terutama berakar pada depresi ekonomi yang mencengkeram Amerika dan banyak dunia kapitalis.

Dia mencatat bahwa para pejabat AS menggunakan statistik apapun yang dapat mereka manipulasi dalam upaya untuk meyakinkan masyarakat bahwa perekonomian negara sedang dalam proses pemulihan.

“Pada kenyataannya, (pejabat AS) mencoba menyembunyikan fakta bahwa kita melihat konversi ekonomi menjadikan upah rendah,” kata Draitser. (T/P09/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply