PESAWAT AS TEWASKAN 30 WARGA AFGHAN DI PERNIKAHAN

Kandahar, 7 Jumadil Akhir 1434/17 April 2013 (MINA) – Sebuah pesawat tempur Amerika Serikat (AS) membom sebuah pesta pernikahan warga Afghanistan, Senin malam (15/4) di provinsi Uruzgan, menewaskan lebih 30 warga dan melukai lebih banyak lagi, Daily Bhaskar melaporkan yang dikutip Mi’raj News Agency (MINA).

Pemboman itu terjadi 175 km Timur Laut dari kota selatan Kandahar. Wartawan BBC biro Pashtun melaporkan lebih dari 120 orang korban baik yang terbunuh dan terluka.  Warga dibantu oleh helikopter asing, sebagian korban luka dilarikan ke rumah sakit terdekat di Kandahar.

Para pejabat Amerika telah mengakui itu adalah sebuah kesalahan.

Sementara itu, Pentagon membela pengeboman tersebut dan mengatakan pesawat telah diserang tembakan anti pesawat, membuat mereka menanggapi dengan serangan udara. 

Pejabat Pentagon tidak mengakui bahwa satu bom salah sasaran dan mereka mengaku tidak mengetahui adanya korban sipil.

Seorang penulis lepas di Inggris Farrukh I. Younus mengkritik keras sikap Amerika yang sangat berbeda ketika menyikapi peristiwa pemboman Marathon Boston, seperti yang dirilis oleh On Islam, Selasa (16/4).

Laporan tentang pemboman di Marathon Boston, yang diselenggarakan pada Hari Patriot, hari pertama Perang Revolusi Amerika, membanjir di berbagai media, tulis Younus. Dua ledakan di garis finish yang sedikitnya menewaskan tiga orang dan melukai 140 lainnya pada hari Senin.

Seketika, gambar peristiwa disiarkan ke seluruh dunia. Twitter dan Facebook dibanjiri pesan-pesan simpati bagi para korban, dan berspekulasi tentang siapa dan mengapa. Meskipun pada saat menulis bagian ini, pelaku di belakang ledakan masih belum diketahui. Bahkan Presiden Obama menyebut ini sebagai “pembunuhan tidak masuk akal”. (T/P09/R2)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply