RIBUAN PENGUNGSI MALI LARI KE NIGER

foto;Press TvJenewa, 25 Jumadil Awal 1434/6 April 2013 (MINA) – Ribuan pengungsi Mali telah melarikan diri ke Niger di tengah kekhawatiran militer membalas serangan pada oposisi, PBB mengatakan pada Jum’at (5/4).

Hampir 6000 orang, terutama perempuan dan anak-anak telah melarikan diri menuju Niger, kata Adrian Edward, juru bicara Komisaris Tinggi PBB untuk pengungsi (UN High Commissioner for Refugees/UNCHR).

“Mereka mengatakan melarikan diri karena perang yang sedang berlangsung di Mali Utara, dan mereka takut terhadap serangan balasan dari militer,” kata Edward menurut laporan Arab News yang dipantau Mi’raj News Agency (MINA).

Para pengungsi mulai berdatangan sejak 28 Maret 2013 di dekat komunitas Mentes dan Midal di gurun terpencil di wilayah Afrika barat. “Kami belum pernah melihat pengungsi sebanyak ini sebelumnya,” kata Edwards.

“Kondisi penerimaan tidak layak, hanya ada air yang bercampur tanah dan tidak ada fasilitas kesehatan.  Kami berencana akan merelokasi pengungsi ke Midal, agar kami dapat membantu dengan fasilitas yang ada,” tambahnya.

Pada 11 Januari 2013, Prancis meluncurkan perang di Mali dengan dalih menghentikan kemajuan pejuang yang telah menguasai bagian utara negara Afrika Barat tersebut. Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Belgia, Jerman dan Denmark turut membantu.

Perang pimpinan Prancis di Mali telah menyebabkan krisis kemanusiaan yang serius di wilayah utara negara itu dan ribuan orang yang mengungsi kini hidup dalam kondisi menyedihkan. (T/P013/P02)

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

Rate this article!

Leave a Reply