LIBANON BANTAH KIRIM DRONE ISRAEL

Beirut, 16 Jumadil akhir 1434/26 April 2013 (MINA) – Kelompok Hizbullah mengatakan bahwa pihaknya tidak mengirimkan  pesawat tanpa awak (drone) ke Israel, beberapa jam setelah Angkatan Udara Israel mengatakan Hizbullah mengirim sebuah pesawat tanpa awak di lepas pantai utara hingga menembaki negara tersebut.

“Hizbullah membantah mengirim pesawat tanpa awak ke wilayah Palestina yang diduduki,” kata televisi al-Manar Libanon, tanpa menjelaskan lebih lanjut, demikian laporan Ma’an News Agency yang dikutip Mi’raj News Agency (MINA).

Wakil Menteri Pertahanan Israel, Danny Danon sebelumnya mengatakan Hizbullah telah mengirim pesawat tanpa awak penyusup wilayah Israel dari belakang pada 7 Oktober tahun lalu.

“Sebuah pesawat tanpa awak (UAV) itu diidentifikasi mendekati pantai Israel dan berhasil dicegat oleh IAF pesawat milik Israel sekitar 5 mil dari laut bagian pantai Haifa pada pukul 02:00 hari ini (26/4),” kata militer Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, “Saya melihat usaha untuk melanggar perbatasan kami sebagai pernyataan perang. Kami akan terus melakukan tindakan untuk melindungi keamanan warga Israel.”

Wakil Menteri Pertahanan RI Israel, Danny Danon, mengatakan jelas bahwa Hizbullah berada di balik insiden tersebut.

“Kita sedang membicarakan upaya lain untuk oleh Hizbullah yang mengirim pesawat tanpa awak ke wilayah Israel,” katanya kepada radio militer Israel, menggambarkannya sebagai “usaha lain untuk mendestabilisasi Timur Tengah.”

Bagaimanapun, menurut juru militer Israel Letkol Peter Lerner, mengatakan insiden tersebut masih dalam penyelidikan.

“Kami tidak tahu dari mana pesawat tersebut datang dari dan dari mana itu sebenarnya pergi,” katanya, menambahkan bahwa angkatan laut telah “mencari sisa-sisa pesawat tanpa awak. (T/P012/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Rate this article!

Leave a Reply