UNI EROPA LATIH TENTARA MALI LAWAN GERILYAWAN

Teheran, 22 Jumadil Awal 1434/2 April 2013 (MINA) – Instruktur Daredevil European dari Uni Eropa (EU) memberikan pelatihan kepada Angkatan Bersenjata Mali untuk bisa menangkal kelompok gerilyawan, Selasa (2/4), di pangkalan Koulikoro, Mali, lansir Fars News yang dipantau MINA.

Tahap pertama pelatihan melatih empat batalyon Mali.  Pelatihan akan berlangsung sekitar lebih dari satu tahun. Uni Eropa tertantang untuk ‘sepenuhnya membangun kembali’ tentara Mali sesegera mungkin.

Apa lagi Perancis ingin mengurangi 4.000 tentaranya di Mali menjadi 1.000 personil pada akhir tahun ini.

Perang Perancis Lahirkan Krisis di Mali

Mali telah menjadi ajang pertempuran mematikan antara pejuang lokal dan tentara Perancis yang didukung Mali sejak Paris melancarkan serangan di bekas koloninya itu di bulan Januari.

Perang pimpinan Perancis di Mali telah menyebabkan krisis kemanusiaan serius dan menciptakan mengungsi puluhan ribu orang, banyak di antaranya berada di kamp-kamp pengungsi di negara-negara tetangga dalam kondisi memprihatinkan.

Penduduk Mali Utara mengatakan perang Perancis dan militer yang berkuasa menghalangi aliran bantuan kemanusiaan ke wilayah yang terkena dampak perang.

Mereka mengatakan blokade daerah oleh pasukan Perancis dan Mali telah mengganggu kegiatan pekerja kesehatan di beberapa kamp pengungsi. Sebagian besar kamp memiliki kekurangan kebutuhan yang parah seperti makanan dan obat-obatan.

“Sekitar 200.000 anak-anak tidak mendapatkan pendidikan apapun dan belum di tahun lalu,” kata John Ging, Direktur Operasi Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan. (T/P09/R2)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply