WARTAWAN TEWAS DI IBUKOTA SOMALIA

Mogadishu, 13 Jumadil Akhir 1434/22 April 2013 (MINA) – Seorang wartawan Somalia dibunuh oleh orang bersenjata tak dikenal di ibukota Somalia, Mogadishu, Ahad (21/4).  

Persatuan Jurnalis Nasional Somalia melaporkan, sepanjang 2013, kasus ini adalah kasus pembunuhan wartawan yang kelima terjadi di ibukota yang tengah dilanda perang tersebut.

“Persatuan Jurnalis Nasional Somalia sangat mengecam pembunuhan wartawan Somalia yang dibunuh oleh penembak misterius di dekat rumahnya di distrik Dharkenley, Mogadishu,” kata Lembaga tersebut dalam sebuah pernyataan dikutip dari sebuah laporan dari The Daily News yang dipantau oleh Mi’raj News Agency (MINA).

Menurut Abdirahim Isse Addow, direktur Radio Mogadishu, korban adalah Mohamed Ibrahim Rageh, jurnalis yang bekerja untuk Televisi Nasional Somalia dan Radio Mogadishu. Dia dibunuh oleh penyerang tak dikenal saat ia kembali ke rumah setelah bekerja.

Somalia adalah salah satu tempat paling berbahaya bagi profesi wartawan. Tahun lalu, 18 pekerja media tewas, sebagian besar dalam pembunuhan yang ditargetkan.

Pemerintah telah berjanji untuk menghentikan serangan terhadap wartawan, tapi sejauh ini hanya sedikit tindakan yang telah dilakukan untuk menanganinya.

Pada Januari 2013, seorang wartawan untuk Radio Mogadishu bernama Shabelle juga ditembak mati oleh penyerang tak dikenal. Pada Maret 2013, bom mobil yang menargetkan kepala intelijen Mogadishu telah menewaskan enam orang, termasuk seorang reporter radio.

Pekan lalu, pelaku bom bunuh diri dan orang-orang bersenjata telah menyerang kompleks pengadilan utama Mogadishu. Insiden tersebut telah menewaskan 35 orang, termasuk seorang wartawan.

Awal tahun ini, pemerintah Somalia menawarkan hadiah $ 50.000 (486 juta Rupiah) bagi informasi yang mengarah kepada kejelasan pelaku pembunuhan para wartawan tersebut.

Somalia telah dilanda konflik sejak tahun 1991, tetapi pemerintah yang didukung PBB baru mengambil alih kekuasaan pada tahun lalu. (P07/P02)

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

Rate this article!

Leave a Reply