17 TEWAS DALAM BENTROKAN TENTARA NIGERIA DAN BOKO HARAM

Abuja, Nigeria, 10 Rajab 1434/20 Mei 2013 (MINA) – Tujuh belas orang tewas, termasuk tiga tentara dalam bentrokan antara tentara pemerintah dan anggota Boko Haram di timur laut Nigeria sejak 18 Mei.

Kementerian Pertahanan Nigeria mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tiga tentara tewas dalam pertempuran dan 14 anggota Boko Haram tewas, setelah pasukan pemerintah melakukan sapu bersih sejak hari Sabtu.

Tujuh tentara juga terluka, kata Kementerian Pertahanan, mereka yang cedera dirawat di fasilitas medis militer.

Brigadir Jenderal Chris Olukolade, Direktur Informasi Pertahanan, mengatakan pada hari Senin bahwa salah satu polisi hilang dan pasukan pemerintah telah terlibat dalam bentrokan sengit selama dua hari terakhir.

Olukolade menambahkan bahwa pasukan Nigeria juga menangkap 20 orang dalam serangan terhadap para pejuang Salafi itu.

Nigeria telah meningkatkan operasi militer terhadap para pejuang di timur laut untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai oleh para pejuang.

Militer juga melakukan serangan udara ke markas pejuang di bagian terpencil negara bagian Borno. Kampanye ini telah menyebar ke Maiduguri, ibukota negara Borno, yang juga basis tradisional Boko Haram, Press TV melaporkan yang dikutip MINA.

Sejak 18 Mei, tentara Nigeria memberlakukan jam malam 24 jam di 12 lingkungan Maiduguri.

Menurut warga, tentara menutup jalan menuju keluar dari Maiduguri dan memblokir rute pasokan ke kota-kota terpencil.

Brigadir Jenderal Olukolade mengatakan, Ahad (19/5), bahwa perang melawan gerilyawan akan terus dilakukan untuk mencapai tujuan utamanya.

Presiden Nigeria Goodluck Jonathan telah memberlakukan keadaan darurat di negara bagian Borno, Yobe, dan Adamawa. Dia mengatakan bahwa Boko Haram telah menguasai wilayah dan menyatakan perang terhadap pemerintah.

Pada 7 Mei, anggota Boko Haram melancarkan serangan terhadap barak militer, kantor polisi dan penjara di kota Bama di timur laut Nigeria, menewaskan 55 orang dan memfasilitasi pelarian lebih dari 100 narapidana dari penjara. (T/P09/R2).

Mi’raj News Agency (MINA).

Leave a Reply