PUSAT STUDI HAM PALESTINA : SELAMA APRIL, ISRAEL CULIK 259 WARGA PALESTINA

Palestina,  22 Jumadil Akhir 1434/ 1 Mei 2013 (MINA) – Pusat Studi Tahanan dan HAM Palestina, Ahrar melaporkan pelanggaran Israel terhadap warga Palestina selama April kemarin, di mana  tentara Israel menculik 259 orang dan menewaskan empat warga Palestina.

“Pelanggaran Israel  itu  terjadi dalam puluhan invasi yang dilakukan oleh tentara Israel terhadap penduduk Palestina di berbagai wilayah Palestina,” kata Ahrar dalam laporan bulanannya seperti dikutip IMEMC yang dipantau MINA, Rabu (1/5).

Sebagian besar penangkapan pada April kemarin dilakukan di Hebron, bagian selatan Tepi Barat, di mana tentara Israel menculik 94 warga Palestina di wilayah itu. Tentara Israel juga menculik 42 warga Palestina di kota Al-Quds (Yerusalem). 

Ahrar menambahkan, 25 warga Palestina telah diculik di Jenin, 24 orang di Bethlehem, 22 orang di Nablus, 20 orang di Ramallah, 18 orang di Qalqilya, 6 orang di Tulkarem, 6 orang di Salfit, dan 4 orang di Tubas. 

Salah seorang yang diculik diidentifikasi bernama Dia’ Nassar dari Tulkarem. Sebelum ditangkap, tentara Israel menembak dan melukainya. 

Satu warga Palestina lainnya, diidentifikasi bernama Mohammad Khaled Abu Oweily (22), dari Deir Al Balah, Gaza tengah. Dia diculik ketika mencoba untuk melintasi perbatasan antara Gaza dengan wilayah Palestina yang dijajah Israel. 

Selanjutnya, tentara Israel juga menculik dua warga Palestina di pintu perbatasan Palestina dengan Yordania, Al-Karama. Keduanya diidentifikasi bernama Yahia Ayyash (61) yang tinggal di Yordania dan Ahmad Khaled, saudara Waleed Khaled yaitu seorang penulis dan intelektual yang telah ditahan Israel sejak 10 Maret 2013. 

Selanjutnya, pada awal April, tahanan Maisara Abu Hamdiyya (64) dari Hebron meninggal di sebuah penjara Israel akibat kanker stadium lanjut yang dideritanya karena kurangnya perawatan medis selama berada di penjara Israel. 

Tentara Israel juga menculik dua remaja Palestina yang diidentifikasi bernama Naji Al-Balbeesy (19) dan Amer Nassar (17) setelah tentara Israel menembak dan melukai mereka selama aksi protes di pos hambatan militer ‘Ennab’, Tulkarem, Tepi Barat utara

Mereka terluka dalam bentrokan yang meletus di seluruh wilayah Tepi Barat setelah kematian Abu Hamdiyya diumumkan. Pada 30 April, tentara Israel membunuh Haytham Al-Mishaal (29), setelah pesawat tanpa awak (Drone) Israel menembakkan rudal ke arahnya di Gaza Barat, dua warga Palestina juga terluka dalam serangan itu.

Kepala Pusat Studi Ahrar, Fuad Al-Khoffash menyatakan, tentara juga menculik beberapa pemimpin politik, tokoh masyarakat, dan profesor di universitas Palestina. Al-Khoffash menambahkan, 10 warga Palestina diculik di pos militer wilayah Tepi Barat yang diduduki. (T/P08/P02)

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

Leave a Reply