AKTIVIS AMERIKA MINTA PENJARA GUANTANAMO DITUTUP

Washington, 2 Rajab 1434/12 Mei 2013 (MINA) – Puluhan aktivis politik berkumpul di depan Gedung Putih, menyerukan kepada Presiden AS Barack Obama untuk menutup Penjara Guantanamo di Kuba.

Para pengunjuk rasa di Washington DC mengenakan pakaian penjara gaya jumpsuits mendukung 166 tahanan yang ditahan di penjara yanga terkenal kejam itu.

Akibat protes itu, Pennsylvania Avenue (sebuah jalan di Washington DC, yang menghubungkan Gedung Putih dan Gedung Kongres AS) ditutup.
Seperti dilansir Press TV (11/5) dan dikutip MINA, bahwa lebih dari dua-pertiga dari para narapidana di penjara saat ini melakukan mogok makan.

Aktivis hak asasi manusia dan pemogok makan, Diane Wilson, mengatakan bahwa ini adalah sesuatu yang sangat penting untuk diketahui bahwa, seseorang yang mogok makan, bisa mati karena aksinya itu.

Diane Wilson menuntut Obama untuk menutup penjara Guantanamo, Wilson telah melakukan aksi mogok makan selama 10 hari dan berdiam diri di pagar Gedung Putih, untuk solidaritasnya kepada tahanan Guantanamo.

“Kita harus melihat bahwa pemimpin bangsa kita, khususnya di Presiden Barack Obama, memiliki kekuatan, tidak hanya untuk menutup Guantanamo tetapi juga membebaskan para tahanan,” kata seorang pengunjuk rasa.

Aksi mogok makan pada awalnya dimulai pada awal Februari dan secara drastis meningkat dalam beberapa pekan terakhir, sebagai upaya untuk memprotes hak-hak mereka terhadap penahanan mereka yang tanpa batas dan tanpa hak untuk pengadilan.

Pasukan AS kemudian memaksa beberapa tawanan untuk makan, dengan cara memasukan selang ke hidung mereka agar masuk ke perut mereka. (T/P015/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Leave a Reply