ARAB SAUDI BEBASKAN 166 MANTAN MILITAN DAN AL-QAEDA

Riyadh, 27 Jumadil Akhir 1434/6 Mei 2013 (MINA) – Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi Jenderal Mansour Al-Turki mengatakan Arab Saudi membebaskan 166 mantan anggota Al-Qaeda dan militan, Ahad (5/5), setelah mereka menjalani program konseling jangka panjang (munasaha), The Muslim Times melaporkan yang dikutip MINA.

Al-Turki mengatakan program rehabilitasi dirancang untuk mendorong individu untuk mengambil jalan Islam moderat dan bertujuan menyatukan mereka kembali ke dalam masyarakat.  Sebanyak 104 mantan militan yang dibebaskan di Riyadh.

“Ada 62 anggota kelompok yang dianggap menyimpang yang dibebaskan di Jeddah setelah mereka menyelesaikan program konseling di Pusat Konseling dan Perawatan Prince Mohammed Bin Naif,” kata Al-Turki.

Namun Kementerian tidak memberikan rincian afiliasi masa lalu mereka dengan kelompok-kelompok perlawanan Islam.

Al-Turki yang dihubungi oleh Arab News, mengatakan tidak ada perempuan dalam kelompok yang dbebaskan.

Para tahanan yang dibebaskan akan berpartisipasi dalam program tindak lanjut untuk rehabilitasi emosional dan reintegrasi ke dalam masyarakat, kata sebuah pernyataan. Dikatakan bahwa tahanan mewakili 31 kelompok penerima manfaat dari program konseling yang dijalankan oleh Prince Mohammed Bin Naif Center.

Para penerima manfaat di Jeddah mewakili kelompok kelima. Semua anggota yang dibebaskan akan dipantau oleh instansi pemerintah dan anggota komite konseling dari pusat. Mereka semua akan membantu mantan gerilyawan kembali ke masyarakat, mendapatkan pekerjaan aslinya atau pekerjaan baru yang aman dan memiliki peluang bisnis.

Prince Mohammed Bin Naif Centre memiliki beberapa program reformasi yang disajikan oleh akademisi di syariah, sosiologi, psikologi, sejarah dan olahraga. (T/P09/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply