ARAB SAUDI KELUARKAN VISA UMROH ELEKTRONIK

Jeddah, 01 Rajab 1434/11 Mei 2013 (MINA) – Menteri urusan Haji Arab Saudi, Dr. Bandar bin Muhammad Hajjar mengatakan, visa umroh sekarang dapat diperoleh secara elektronik berkat aktivasi  jaringan elektronik internasional.

“untuk mendapat visa elektronik, calon peserta umroh mengisi formulir melalui agen resmi. Aplikasi ini berhubungan dengan paket layanan yang telah dibeli dari agen. Calon peserta Umroh membayar biaya paket terkait dengan visa melalui transfer ke bank yang diakui di Kerajaan Saudi Arabia,” kata Hajjar seperti dikutip IINA yang dipantau Mi’raj News Agency (MINA), Sabtu (11/5).

Dia juga mengatakan, setelah transfer ke bank, Departemen Dalam Negeri akan mengeluarkan nomor entri komputerisasi calon peserta tersebut. Selanjutnya, Kementerian Luar Negeri mengeluarkan visa setelah mendapatkan data calon peserta Umroh itu dari Kementerian Dalam Negeri.

“Visa diterima dalam waktu 48 jam setelah Departemen Luar Negeri menerima data. Agen diinformasikan untuk mengunjungi kedutaan untuk mendapatkan visa terstempel,” ujarnya.

Setelah calon peserta umroh tiba di Kerajaan Saudi Arabia, Kementerian Haji memulai pemantauan untuk memastikan semua layanan yang disediakan untuknya. Kementerian Haji memastikan calon peserta Umroh meninggalkan Kerajaan Saudi Arabia tepat waktu.

“Jaringan Elektronik baru ini berhubungan dengan kementerian urusan dalam negeri dan luar negeri serta otoritas terkait lainnya,” tambahnya.

Kementerian Urusan Haji Arab Saudi melaporkan pada Januari 2013 lalu, sudah menerima sebanyak 700 aplikasi visa umrah lewat sistem baru itu, termasuk 280 dari Indonesia, 227 dari Afrika Selatan, 43 dari Pakistan, 30 dari Amerika Serikat, 29 dari Kenya, 25 dari Turki, dan 50 dari negara lainnya.

Kemeterian melakukan serangkaian studi untuk membangun infrastuktur administrasi dan meningkatkan pelayanan perusahaan-perusaan penyelenggara haji dan umrah.

Kementerian tersebut juga berusaha meningkatkan pelayanan haji dan umrah lewat perbaikan sistem adminstrasi dengan cara meningkatkan pelayanan secara elektronik. Sistem elektronik ini nantinya akan diterapkan dalam seluruh proses pengurusan haji dan umrah.

Selain itu kementerian juga sudah menyiapkan inisiatif-inisiatif lainnya sebagai penunjang sistem elektronik itu. (T/P011/P02)

Mi’raj News Agency (MINA)        

Leave a Reply