AS DAN INGGRIS TEMUKAN LANDASAN BERSAMA RUSIA DALAM SELESAIKAN SURIAH

 

 

 

Washington, 4 Rajab 1434/14 Mei 2013 (MINA) – Amerika Serikat (AS) dan Inggris mengatakan mereka telah menemukan solusi bersama dengan Rusia tentang bagaimana untuk menyelesaikan konflik di Suriah.

Pertemuan di gedung putih pada senin (13/5) Presiden Obama dan Perdana Menteri Inggris David Cameron berjanji mengadakan upaya diplomatik untuk menemukan solusi politik guna menyelesaikan konflik Suriah yang telah berlangsung selama dua tahun.

“Sejarah Suriah sedang ditulis melalui darah orang-orangnya, dan itu terjadi sementara kita menyaksikannya,” kata Cameron kepada wartawan pada konferensi pers bersama dengan Obama setelah mereka mengadakan pertemuan 90 menit di Gedung Putih.

“Dunia sangat menginginkan aksi pembunuhan itu menuju sebuah akhir. Tak satu pun dari kita yang menginginkan lebih banyak nyawa terenggut dalam melihat senjata kimia yang digunakan,” Perdana Menteri Inggris menyatakan.

Cameron, yang memegang peran “sangat substantif, sangat terarah dan sangat berguna” dalam pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di resor Laut Hitam Sochi pada 10 Mei, mengatakan ia percaya Washington, London, dan Moskow telah menemukan “landasan bersama” tentang krisis tersebut.

Obama sepakat dengan Cameron, ia mengatakan, “Sebagai pemimpin di panggung dunia, Rusia memiliki kepentingan, serta kewajiban untuk menyelesaikan krisis.

Namun, Obama dan Cameron mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad harus berakhir.

Krisis Suriah dimulai pada Maret 2011, dan banyak orang, termasuk sejumlah besar tentara dan personel keamanan tewas dalam kekerasan itu.

Dikutip MINA dari Press Tv, pemerintah Suriah mengatakan bahwa kekacauan telah diatur dari luar negeri, dan ada laporan bahwa jumlah yang sangat besar dari para militan adalah warga negara asing.

Dalam wawancara yang disiarkan di televisi Turki pada tanggal 5 April, Assad mengatakan bahwa jika para militan mengambil alih kekuasaan di Suriah, mereka dapat menggoyahkan seluruh kawasan Timur Tengah selama beberapa dekade.

“Jika kerusuhan di Suriah mengarah ke partisi negara, atau jika pasukan teroris mengambil kendali situasi, pasti akan meluas ke negara-negara tetangga dan menciptakan efek domino di seluruh Timur Tengah dan sekitarnya,” katanya. (T/P05/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

Leave a Reply