AS DAN RUSIA BAHAS PERDAMAIAN SURIAH

Moskow, 29 Jumadil Akhir 1434/8 Mei 2013 (MINA) – Amerika Serikat (AS) dan Rusia sepakat menyelenggarakan  konferensi untuk membahas dan mencari solusi terhadap perdamaian di Suriah.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry bertemu untuk pertama kali dengan Presiden Vladimir Putin pada Selasa malam waktu setempat, berencana untuk mengadakan konferensi membahas perdamaian Suriah dan pertemuan selanjutnya dilakukan bersama Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov.

“Kami sepakat bahwa Rusia dan Amerika akan mendorong baik dari pemerintah Suriah ataupun pihak oposisi untuk menemukan solusi politik,” kata Lavrov ketika menutup konferensi pers pada Al-Jazeera dan dipantau Mi’raj News Agency (MINA), Rabu (8/5).

“Berharap pada akhir Mei kedua menteri tersebut dapat mengadakan konferensi yang mereka rencanakan untuk membangun kesepakatan Jenewa yang disepakati oleh dunia pada Juni lalu sebagai solusi damai di Suriah,” kata mereka

Menurut laporan PBB dari markas besar di New York, mengatakan bahwa pertemuan antara Kerry dan Lavrov signifikan karena keduanya memiliki misi yang sama berkaitan solusi politik untuk Suriah.

Perjanjian Jenewa

Salah satu solusi tersebut adalah komunike Jenewa, perjanjian yang dicapai oleh kekuatan dunia pada 30 Juni, menetapkan jalur menuju pemerintah transisi.

Kesepakatan itu tidak pernah dilaksanakan karena gencatan senjata sementara yang juga tidak pernah diberlakukan.

“Kami percaya bahwa komunike Jenewa merupakan jalur penting untuk menghakhiri pertumpahan darah di Suriah,” kata Kerry, menggambarkan perjanjian merupakan peta jalan untuk Suriah.

Selama pertemuannya dengan Putin, Kerry mengatakan “Amerika Serikat percaya bahwa kita berbagi kepentingan yang sama yang sangat signifikan  berkaitan dengan Suriah.

Sebagai tanggapan, Putin mengatakan pemerintah sepakat untuk bekerjasama dalam menjaga stabilitas di Suriah untuk tidak berlanjut kekerasan yang terjadi.

Selain itu, Ia juga melaporkan bahwa Putin mengumumkan akan mengadakan pembicaraan terpisah dengan Barack Obama di G-8 di Pulau Utara pada tanggal 16-17 mendatang.

Kunjungan Kerry merupakan bagian dari upaya untuk memperbaiki hubungan antara Rusia dan Amerika Serikat, yang telah tegang oleh perselisihan hak asasi manusia Suriah dan ketika Putin kembali ke Kremlin tahun lalu.  (T/P013/R2).

Mi’raj News Agency (MINA).

 

 

Rate this article!

Leave a Reply