BAWA ALAT MASAK, DI AMERIKA PRIA SAUDI DITANGKAP

Detroit, 5 Rajab 1434/15 Mei 2013 (MINA) – Seorang pria Saudi ditangkap di Bandara Metropolitan Detropit setelah agen federal mengatakan ia berbohong tentang mengapa ia bepergian dengan alat masak pressure cooker.

Pria bernama Hussain Al-Khawahir itu  ditangkap Sabtu (11/5). Namun keponakannya Nasser Al-Marzooq mengatakan, Senin (13/5), bahwa itu semua kesalahpahaman tentang alat masak dan alat itu hanya untuk memasak.

Penangkapan itu disebabkan terkait  isu Bom Maraton di Boston yang menggunakan dua pressure cooker bulan lalu, media Saudi Gazette melaporkan yang dikutip MINA.

Al-Khawahir ditahan di Detroit atas tuduhan berbohong kepada Bea dan Agen Perlindungan Perbatasan dan menggunakan paspor dengan halaman yang hilang. Ia dijadwalkan tampil di Pengadilan Distrik AS, Selasa (14/5).

Al-Marzooq mengatakan bahwa ia telah meminta pamannya untuk membawakan pressure cooker sehingga ia bisa memasak domba. Mahasiswa itu mengatakan bahwa dua pressure cooker yang dibelinya di AS tidak bagus sama sekali dan yang tersedia di Arab Saudi kualitasnya lebih tinggi.

Sebuah pengaduan pidana menuduh bahwa Al-Khawahir tiba di bandara Sabtu dalam penerbangan dari Arab Saudi melalui Amsterdam, dan ia mengatakan kepada agen bahwa ia mengunjungi keponakannya.

Awalnya Al-Khawahir mengatakan dia membawa pressure cooker karena alat itu tidak dijual di Amerika, kemudian mengatakan bahwa keponakannya telah membeli satu tapi itu murah dan rusak setelah satu kali digunakan.

Pihak agen juga mengatakan mereka melihat halaman yang hilang dari paspor Al-Khawahir. Namun Al-Khawahir mengatakan kepada mereka bahwa ia tidak tahu bagaimana halaman itu tidak ada, sebab dokumen tersebut telah terkunci dalam sebuah kotak yang hanya dia, istri dan tiga anaknya yang memiliki akses ke dalam rumahnya. (T/P09/R2).

Mi’raj News Agency (MINA).

 

 

 

Leave a Reply