DUA BOM GUNCANG KOMPLEKS ELITE KANDAHAR

Kabul, 8 Rajab 1434/18 Mei 2013 (MINA) – Dua ledakan bom sedikitnya menewaskan sembilan orang dan melukai lebih dari 70 orang lainnya di dalam kompleks elite Afghanistan dekat Kandahar, Jumat (17/5).

Pihak berwenang mengatakan bahwa ledakan terjadi di dalam komplek perumahan Aino Mina yang terjaga keamanannya di pinggiran utara kota, yang sebagian dikembangkan oleh Mahmood Karzai, saudara muda presiden.

Tidak ada yang segera mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, Al Jazeera melaporkan yang dikutip MINA.

Sementara media lokal Khaama Press melaporkan, juru bicara Gubernur Provinsi Kandahar, Jenderal Abdul Razaq mengatakan sedikitnya enam orang termasuk tiga pasukan keamanan Afghanistan tewas dan sekitar 70 lainnya terluka.

Juru bicara pemerintah Kandahar, Javeed Faisal mengatakan bom-bom itu disembunyikan di sepeda motor dan mobil yang diledakkan dari jarak jauh yang di parkir sebelah restoran di mana banyak warga sedang makan.

Faisal mengatakan bahwa penyelidikan telah dimulai, bagaimana bahan peledak kendaraan dapat menyelinap melewati keamanan ketat masyarakat.

“Puluhan orang terluka dibawa ke Rumah Sakit Mirwais di Kandahar dalam kondisi kritis,” kata Dr. Samad Ahmadi.

Aino Mina adalah perumahan bagi ribuan pejabat pemerintah Afghanistan, pengusaha, dan warga kaya lainnya yang membayar sekitar 90.000 US Dolar untuk sebuah rumah dengan tiga kamar tidur dan memiliki taman yang lapang.

Warga setempat memiliki lencana pengenal khusus, mobil biasanya diperiksa sebelum memasuki gerbang. Mahmood Karzai adalah salah satu investor utama dalam proyek ini yang dipromosikan sebagai pemenang modernitas di Kandahar.

Klan Karzai sendiri dari Kandahar. Saudara lain presiden, Ahmed Wali Karzai, adalah tokoh politik yang kuat di sana sebelum ditembak mati pada tahun 2011 oleh pengawalnya.

Kantor Presiden Karzai dengan cepat mengutuk serangan itu, tercatat peristiwa itu adalah serangan serupa kedua di daerah perumahan dalam dua hari.

Sehari sebelumnya, seorang bomber meledakkan diri dengan menghantamkan mobilnya yang berisi bahan peledak pada konvoi kendaraan AS di perumahan Kabul Timur, yang menewaskan 15 orang, termasuk sembilan pengamat Afghanistan dan enam orang Amerika.

Serangan itu diklaim oleh kelompok bersenjata Hizb-e-Islami. (T/P09/P02)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply