DUA HARI, KEMLU PULANGKAN 90 WNI DARI SURIAH

Pemulangan WNI Februari 2013. Foto: Viva News

Jakarta, 4 Rajab 1434/14 May 2013 (MINA) – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia kembali memulangkan 90 WNI dari Suriah melalui Beirut, Lebanon, yang terbagi dalam dua gelombang terakhir.

“Langkah pemulangan (repatriasi) WNI ke-121 dan ke-122 dari Suriah ini, sebanyak 45 orang tiba di Jakarta hari ini (14/5) menyusul 45 WNI lainnya yang tiba kemarin (13/5) di Jakarta menggunakan maskapai penerbangan Etihad,” kata Direktur Informasi dan Media, PLE Priatna dalam laporan Kemlu yang diterima Mi’raj News Agency (MINA), Selasa (14/5).

Sementara itu, Direktur PWNI BHI Kemlu, Tatang Razak mencatat WNI yang masih di Aleppo dan kota lain, menunggu Surat ijin keluar masuk negara (exit permit) imigrasi Suriah sebelum bisa kembali ke Indonesia.

“Begitu dapat langsung dibawa ke Beirut, mengambil tiketnya dan diterbangkan secepatnya ke Jakarta,”  kata Tatang.

Sementara konflik masih berlangsung di Suriah, Direktorat PWNI Kemlu mencatat (per Mei ini) masih terdapat 81 orang WNI di Aleppo, enam WNI di Lattakia, dan 185 orang di ibukota Damaskus. 

“Tempat penampungan WNI di Beirut kosong perhari ini, saat ke-90 WNI dipulangkan”,  kata Priatna.

Pada Februari 2013, Kemlu juga memulangkan 129 WNI dari Suriah. “Pertama, sebanyak 128 WNI (6 Februari 2013). Kedua, sebanyak 132 WNI (13 Februari 2013), ketiga sebanyak 87 WNI (18 Februari 2013), keempat sebanyak 73 WNI (20 Februari 2013) dan kelima (hari ini) sebanyak 129 WNI. Jadi jumlah keseluruhan WNI yang dipulangkan pada bulan Februari mencapai 549 WNI. Sebelumnya di bulan Januari 2013, Kemlu melalui KBRI Damaskus juga telah memulangkan sebanyak 508 WNI,”  kata Priatna. (T/P03/P02)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply