DUBES MESIR DUKUNG KANTOR BERITA ISLAM MINA DALAM PERJUANGAN PEMBEBASAN PALESTINA DAN AL-AQSHA

Duta Besar Mesir untuk Indonesia, Bahaa Dessouki ketika wawancara khusus dengan Mi’raj News Agency (MINA). (Doc. MINA/RS).

Jakarta, 22 Jumadil Akhir 1434/2 Mei 2013 (MINA) – Duta Besar Mesir untuk Indonesia, Bahaa Dessouki menyatakan dukungannya terhadap Kantor Berita Islam Mi’raj News Agency (MINA) yang berpusat di Jakarta dalam pemberitaan yang mengajak umat Islam di dunia untuk membebaskan Palestina dan Masjid Al-Aqsha secara bersama-sama.

“Saya yakin MINA adalah kantor berita yang aktif dalam upaya perjuangan pembebasan Palestina dan mengembalikan Masjid Al-Aqsha ke pangkuan muslimin. Saya mengajak umat Islam di seluruh dunia untuk dapat ikut berperan dalam upaya pembebasan Palestina dan Al-Aqsha dari penjajahan Israel,” ungkap Dessouki dalam wawancara khusus dengan MINA di Jakarta, Rabu (1/5).

Menurutnya, Masjid Al-Aqsha yang berada di jantung Palestina, Kota Al-Quds (Yerusalem) adalah hak mutlak kaum muslimin dan pada dasarnya, kiblat pertama bagi Umat Islam itu merupakan simbol muslimin di seluruh dunia.

“Kantor Berita Islam MINA banyak berperan dalam memperjuangkan hak-hak warga Palestina dan memperlihatkan kepada dunia bahwa isu mengenai Palestina dan juga penyelamatan masjid Al-Aqsha dari penjajahan Israel merupakan hal yang penting,” tegas Dessouki.

Dessouki juga mengapresiasi usaha MINA yang mengajak masyarakat dunia khususnya Umat Islam untuk ikut berperan dalam pembebasan Masjid Al-Aqsha dan Palestina secara bersama-sama.

Hingga kini, Palestina dan Masjid Al-Aqsha masih berada dalam cengkeraman Israel yang telah memulai penjajahannya sejak secara sepihak Israel mengumumkan berdirinya negara Yahudi di atas tanah Palestina yang diambil secara paksa pada 1948.

Langkah perjuangan pembebasan Palestina sebenarnya sudah banyak dilakukan oleh umat Islam. Namun ketika Muslimin itu melakukannya secara sendiri-sendiri dan mengatasnamakan golongan, acap kali mentah di tengah jalan karena kekuatan yang tidak sebanding, ujarnya.

Kantor Berita Islam MINA

Kehadiran Kantor Berita Islam MINA (Mi’raj News Agency) merupakan  tindak lanjut yang nyata dari hasil-hasil konferensi Internasional Pembebasan Masjid Al-Aqsha dan Kemerdekaan Palestina di Bandung pada Juli 2012. MINA merupakan media alternatif guna mengimbangi penguasaan opini global oleh Zionis Israel. Dalam menyebarkan informasi, MINA jelas membawa cahaya kebenaran, keadilan, keamanan, kedamaian dan kejujuran serta amanah sesuai dengan ajaran Islam.

MINA dalam bentuk permulaan (Soft Launching) diluncurkan setelah shalat Idul Adha, Jumat 10 Dzulhijjah 1434 H. / 26 Oktober 2012 M. di Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, oleh Imaamul Muslimin Muhyiddin Hamidy.

MINA secara resmi diluncurkan dalam Grand Launching oleh ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Marzuki Alie dan Pemimpin Umum MINA, Muhyiddin Hamidy, di Aula Buya Hamka Al-Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (18/12/2012).

Pada sambutannya, Marzuki Alie mengharapkan MINA dapat berperan melalui media dalam mempercepat kemerdekaan Palestina. Kehadiran MINA menurutnya, juga diharapkan menjadi acuan untuk mendapat berita yang benar, lengkap, dan berwawasan. (L/P01/P04/P02/R1).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply