FACEBOOK TUTUP AKUN YANG PERINGATI NAKBA PALESTINA

Palestina, 6 Rajab 1434/16 Mei 2013 (MINA) – Situs Jejaring sosial untuk akun Facebook yang didirikan oleh Gerakan Pemuda Jaffa guna memperingati hari Nakba (Bencana) 1948, telah ditutup oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Gerakan Pemuda Jaffa membuat akun guna mempromosikan perjuangan Palestina melalui jaringan sosial. Para aktivis telah mendokumentasikan peristiwa di Clock Square, yang menjadi saksi demonstrasi populer untuk menghidupkan kembali kesempatan nasional Palestina, sebagaimana yang dilansir oleh MEMO dan dipantau MINA.

Fatima Huleiwi, aktivis Jaffa Pemuda, mengatakan kepada Ma’an hal itu bukan pertama kalinya, Facebook diblokir.

“Ketika kami menerbitkan materi yang berisi desakan untuk mendukung tahanan kelaparan, halaman kami diblokir. Undangan untuk acara memperingati ulang tahun Nakba di Jaffa juga diblokir pada beberapa akun selama berjam-jam,” katanya.

Para aktivis telah mengeluarkan peringatan tentang pemblokiran dan penutupan situs yang mengungkapkan solidaritas dengan rakyat Palestina dengan dalih bahwa mereka yang belum diketahui identitasnya melakukan diskriminasi, menghasut Yahudi dan permusuhan ke Israel. 

Lobby Pro-Israel dan hacker sayap kanan disalahkan untuk serangan-serangan terhadap kebebasan berekspresi. Kampanye agresif mereka terhadap apa pun yang pro-Palestina memfitnah bahwa mereka anti terhadap bangsa Yahudi, untuk membungkam kritik terhadap negara Yahudi.

“Terkadang Israel sayap kanan melaporkan pelanggaran pada halaman grup Facebook. Sebagai hasilnya Facebook sementara blok situs selama beberapa jam,” kata Huleiwi mengatakan. 

Ia menambahkan, kelompok itu harus mengirim keluhan ke Facebook sebelum mereka akhirnya membuka blokir halaman. 

Kelompok Pemuda Jaffa memperingati peristiwa Nakba (15/5) yang ke-65 di Lapangan Jaffa Clock pada pukul 10:00 – 9:00 waktu setempat.

Acara ini mencakup kegiatan seni dan diskusi publik tentang Nakba, dengan Dr Thabet Abu Ras dari  Adalah dan Eitan Bronstein dari Zochrot.

“Acara Kami mencoba untuk membuat peringatan paling bergengsi dari Nakba di wilayah Palestina yang diduduki pada 1948,” kata Mahmoud Abu Arisha, seorang aktivis dari Jaffa Pemuda. 

Peristiwa Nakbah diawali dengan tindakan teror, penangkapan, dan pembantaian yang dilakukan oleh kelompok teroris Zionis ekstrim Irgun pimpinan Menachem Begin yang pernah menjabat Perdana Menteri Israel dari Partai Likud (21 Juni 1977-10 Oktober 1983) – terhadap rakyat Palestina Tiberius pada 18 April 1948, menyebabkan 5.500 orang rakyat Palestina mengungsi menyelamatkan diri.

Pembantaian ini dilakukan oleh tentara-tentara teroris Zionis Israel dan kelompok teroris Zionis ekstrim seperti Haganah, Stern Gang, Bachnach, Irgun Levi L’ummi, dan sebagainya. Mereka bersenjata lengkap, sementara yang diserangnya hanya rakyat biasa yang tidak memiliki senjata apa pun.

Pada 28 April 1948, kelompok teroris Zionis ekstrim Irgun kembali memborbadir fasilitas-fasilitas milik rakyat sipil di kota Jaffa, kota terbesar di Palestina pada saat itu menyebabkan 750.000 rakyat Palestina ketakutan dan panik pergi mengungsi.

Saat ini, ada 4,4 juta pengungsi Palestina yang terdaftar di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan setidaknya lebih dari satu juta orang pengungsi Palestina lainnya yang belum terdaftar. Jadi mayoritas rakyat Palestina, sekitar enam juta orang adalah pengungsi.(T/P08/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

Leave a Reply