ISLAM DI INGGRIS MENINGKAT TAJAM

Inggris, 9 Rajab 1434/19 Mei 2013 (MINA) – Sensus baru pada 2011 Desember, menemukan bahwa Islam adalah agama yang paling cepat berkembang di Inggris dan Wales dan menunjukkan jumlah Muslim melonjak 75 persen didukung oleh hampir 600.000 pengikut di Inggris dan Wales.

Sementara itu, sensus menunjukkan bahwa hampir satu dari 10 dibawah umur 25 tahun di Inggris sekarang menjadi Muslim.

Sementara hampir setengah dari Muslim Inggris di bawah usia 25, berjumlah hampir seperempat dari orang Kristen berusia 65 lebih.

Rata-rata usia seorang Muslim Inggris hanya 25, hampir setengah dari orang Kristen Inggris.

Berdasarkan angka tersebut, Dr Fraser Watts, seorang teolog Cambridge, mengatakan hal itu sepenuhnya orang-orang menyebut diri sebagai orang Kristen bisa menjadi minoritas dalam dekade berikutnya.

“Hal ini masih cukup mengejutkan dan itu kecendrungan yang mengkhawatirkan dan menegaskan apa yang orang amati bahwa banyak gereja mayoritas jemaat berusia 60 tahun keatas,” katanya.

Sementara itu, kebalikan dari Islam terjadi penurunan tajam dalam afiliasi Kristen diantara penduduk kelahiran Inggris, dan akan terjadi minoritas dalam dekade berikutnya.

“Ini adalah perubahan yang sangat besar, sulit untuk melihat apakah ada perubahan lainnya dalam sensus bisa saja jauh lebih besar,” kata David Coleman, Profesor demografi di Universitas Oxford yang dilansir Onislam dan dipantau MINA

Dia juga mengatakan, “Tapi saya ingin tahu seberapa jauh hal itu mencerminkan perubahan menyeluruh dalam masyarakat di mana itu lebih dapat diterima lebih normal untuk mengatakan bahwa Anda tidak religius atau tidak Kristen.”

Hasil sensus 2011, menunjukkan bahwa jumlah orang di Inggris dan Wales yang menganut sebagai Kristen turun menjadi 4,1 juta atau 10 persen.

Tetapi analisis baru dari Kantor Statistik Nasional menunjukkan bahwa angka ini meningkat sebesar 1,2 juta orang Kristen lahir di luar negeri, termasuk Katolik Polandia dan Evangelis dari negara-negara seperti Nigeria.

Mereka mengungkapkan bahwa sebenarnya ada 5,3 juta lebih sedikit kelahiran orang Inggris menggambarkan diri mereka sebagai orang Kristen, turun 15 persen hanya dalam satu dekade.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa orang-orang muda yang cenderung menolak agama sama sekali, dengan 6,4 juta lebih banyak menggambarkan diri mereka dengan tidak memiliki keyakinan dari 10 tahun sebelumnya.

Minoritas

“Angka-angka ini menyoroti keragaman Kristen di negeri ini hari ini, sesuatu yang telah meningkat selama beberapa dekade dan menunjukkan relevansi Kristen kepada orang-orang dari semua latar belakang,” kata juru bicara Gereja Inggris.

Angka-angka tersebut menegaskan bahwa mereka merupakan bangsa yang setia meski terjadi penurunan angka namun ini menjadi tantangan, tegasnya.

Keith Porteous Wood, direktur eksekutif dari Masyarakat Sekuler Nasional, mengatakan penurunan jangka panjang Kekristenan sekarang tak bisa dihentikan.

“Dalam 20 tahun akan ada Muslim lebih aktif daripada di gereja,” kata Wood.

Dia menegaskan, sekarang waktunya telah tiba bahwa kekristenan institusional tidak lagi dibenarkan, jumlahnya sudah turun di bawah massa kritis yang tidak ada lagi alasan pembenaran untuk Gereja didirikan, misalnya, atau raja melalui upacara keagamaan di penobatan.

Inggris adalah rumah bagi minoritas Muslim yang cukup besar hampir 2,7 juta. Sensus 2011 menemukan bahwa proporsi Muslim di Inggris meningkat dari 3,0 persen menjadi 4,8 persen, menjadi yakin pada Islam dan yang paling cepat berkembang di negara ini.(T/P08/R2)

MINA ( Mi’raj News Agency)

 

 

 

Rate this article!

Leave a Reply