ISRAEL BULDOSER 18 RUMAH WARGA NEGEV, PALESTINA

Negev, Palestina, 19 Rajab 1434/29 Mei 2013 (MINA) – Polisi dan penjaga perbatasan Israel menyerbu desa Atir di Negev, wilayah selatan Tepi Barat, Palestina, serta memerintahkan untuk membuldoser 18 rumah milik warga setempat.

Para aktivis perjuangan Palestina membangun 18 rumah warga tersebut sepekan lalu, sebelum Israel menghancurkannya dengan buldosar, dengan alsan pembangunan tersebut tanpa izin.

Sementara itu, Desa Atter Um al-Hieram dianggap desa tidak dikenal oleh Israel sehingga telah dihancurkan tahun 2007 lalu. Desa tersebut dibangun kembali oleh aktivis. Namun, pekan kemarin sekitar 600 tentara Israel datang kembali untuk menghancurkannya.

Padahal desa tersebut merupakan kediaman bagi sekitar 50 orang, sebagian besar  adalah anak-anak. Sementara warga di sana belum memilkii pekerjaan tetap.

”Kali ini mereka menghancurkan segalanya,” ujar seorangwarga berusia 18 tahun, menurut laporan situs resmi Al-Qassam yang dikutip Mi’raj News Agency (MINA), Selasa (28/8).

Seorang warga lainya, Nour, melihat aksi pembongkaran rumah warga dari awal hingga akhir, sampai warga tidak sempat untuk mengambil barang-barang dari rumah mereka.

Nour dan warga lainnya kini terpaksa pindah ke tenda-tenda darurat beralaskan tikar tipis.

”Ini sangat sulit, tapi kami akan membangun kembali rumah kami, kami akan tetap di desa kami,” ujar Nour.

Israel sejak 1948 memang menolak mengakui desa-desa warga Badui yang tinggal di padang pasir Negev.  Padahal warga Badui telah menempati daerah itu sejak ratusan tahun lamanya. Kini puluhan ribu orang Badui Palestina dipindahkan secara paksa oleh Israel ke daerah yang berdekatan dengan tempat pembuangan sampah di dekat Yerusalem. Sebuah tempat yang rentan dengan sumber penyakit tentunya.

Belum cukup sampai di situ, Israel juga menyetujui rencana menghancurkan 12 desa warga Badui di kawasan Palestina, untuk dijadikan sebagai perumahan, tempat bisnis dan pusat perbelanjaan. (T/P013/R1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply