ISRAEL IZINKAN ANAK GAZA KUNJUNGI KELUARGA DI PENJARA

Gaza City, 27 Jumadil Akhir 1434/6 Mei 2013 (MINA) – Pejabat Komite Internasional Palang Merah (International Committee for the Red Cross/ICRC), Nasser Al-Najjar mengatakan, Senin (6/5), bahwa Israel mengizinkan anak-anak dari Gaza untuk mengunjungi keluarga mereka di penjara Israel untuk pertama kalinya dalam beberapa minggu.

Al-Najjar mengatakan kepada Ma’an News Agency yang dikutip MINA, bahwa 61 keluarga dari Jalur Gaza, termasuk tujuh anak-anak menuju ke Beit Hanoun. Mereka berjalan kaki menyeberang ke Israel menjelang kunjungan mereka ke kerabat di penjara Nafha.

“Pihak Israel memungkinkan anak-anak di bawah usia 8 tahun untuk mengunjungi kerabat mereka di penjara,” kata Al-Najjar.

Al-Najjar juga mengatakan bahwa ICRC menyambut baik langkah itu dan menyatakan harapannya ada reformasi lanjutan untuk memungkinkan tahanan Gaza mendapat kunjungan tahanan.

Ahad lalu, Israel menahan laju kunjungan penjara bagi tahanan Palestina dari Gaza sebagai tanggapan atas serangan roket dari Gaza, kata kantor penghubung Otoritas Palestina.

Di bulan Maret, Pemerintah Israel memberitahu ICRC bahwa penduduk Gaza tidak akan diizinkan untuk mengunjungi kerabat mereka yang dipenjara di Israel selama tiga minggu karena hari libur Yahudi.

Israel melarang kunjungan ke semua tahanan dari Gaza pada 2007 sebagai tekanan kepada Hamas untuk melepaskan prajurit Israel Gilad Shalit, yang kemudian dibebaskan pada Oktober 2011.

Pada bulan Juli 2012, Israel setuju untuk melanjutkan kunjungan keluarga tahanan untuk Gaza sebagai bagian dari kesepakatan untuk mengakhiri aksi mogok makan massal selama sebulan di penjara Israel. (T/P09/R2).

Mi’raj News Agency (MINA).

 

Leave a Reply