ISRAEL LUNCURKAN SERANGAN UDARA KE DUA DI SURIAH

Beirut , 26 Jumadil Akhir 1434/ 6 Mei 2013 (MINA) – Pesawat-pesawat tempur  Israel kembali meluncurkan serangan udara kedua setelah beberapa hari lalu melakukan serangan pertama di ibukota Suriah, Damaskus.

Israel mengklaim menargetkan pengiriman rudal buatan Iran yang diyakini akan dikirim ke kelompok Hizbullah di Libanon.

Israel telah berulang kali memperingatkan bahwa pihaknya siap untuk menggunakan kekuatan militernya untuk mencegah senjata Suriah, termasuk senjata kimia menuju kelompok Hizbullah di Libanon.

Sementara itu, media pemerintah Suriah pada Ahad (5/5) melaporkan, rudal Israel menghantam sebuah pusat penelitian militer dan ilmiah di dekat ibukota Suriah dan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Serangan ini menunjukkan peningkatan keterlibatan Israel dalam perang sipil Suriah.

Menteri Informasi Pemerintah Suriah Omran al-Zoubi menyebut serangan udara Israel terhadap wilayahnya merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan telah membuat kondisi di Timur Tengah menjadi lebih berbahaya.

Sementara pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah memperingatkan ke Israel awal pekan ini dengan mengatakan milisinya sudah siap dalam menghadapi serangan Israel terhadap Lebanon.

Sebelum insiden terbaru kali ini, Presiden AS, Barack Obama mengatakan bahwa terserah kepada Israel untuk mengakui atau menyangkal setiap serangan, tetapi AS akan berkoordinasi sangat erat dengan Israel pada Sabtu (4/5).

“Israel, harus waspada terhadap pemindahan persenjataan canggih oleh Hizbullah,” kata Obama di stasiun televisi berbahasa Spanyol, TV Telemundo.

Dalam beberapa hari terakhir, ada tanda-tanda meningkatnya ketegangan antara Israel dan Hizbullah. Sementara itu, Militer Israel memanggil cadangan pasukan di perbatasan dengan Lebanon. Banyak pihak menyebutkan, tempo serangan terbaru tersebut bisa berbahaya terhadap konflik serta memicu kekhawatiran kalau serangan itu bisa lepas kontrol dan memicu krisis di kawasan tersebut. (T/P010/P08/P01).

MINA (Mi’raj News Agency)

Leave a Reply