JOHN KERRY BELA PENGGUNAAN DRONE AS

Adis Ababa, Ethiopia, 17 Rajab 1434/27 Mei 2013 (MINA) – Menteri Luar Negeri AS, John Kerry menyatakan, membela penggunaan Drone (pesawat tanpa awak) yang digunakan Amerika untuk aksi pembunuhan.

Pesawat tersebut telah menelan warga sipil besar-besaran di seluruh dunia.

Selama perjalanan ke ibukota Ethiopia, Adis Ababa pada Ahad (26/5), Kerry mengatakan, Drone memang diperlukan untuk memburu orang yang dituduh ‘teroris’ dan setiap serangan dilakukan setelah melakukan ‘banyak pemeriksaan’.

“Program Drone adalah salah satu program yang bisa dipertanggungjawabkan,” kata Kerry seperti dikutip PressTV yang dipantau Mi’raj News Agency (MINA), Senin (27/5).

Menurutnya, pesawat yang tak berawak itu digunakan untuk melawan target sasaran yang sudah dikonfirmasi pada tingkat tertinggi.

Banyak laporan independen, khususnya pada serangan Drone di Pakistan, menunjukkan tingginya angka kematian warga sipil akibat serangan pesawat tak berawak AS.

Islamabad telah berulang kali mengatakan, serangan pesawat tak berawak yang kontraproduktif dapat merusak kedaulatan negara dan menyebabkan korban sipil.

Sementara itu, saat pidato di National Defense University pada 23 Mei lalu, Presiden AS, Barack Obama membela penggunaan Drone sebagai langkah yang legal, efektif, dan adil.

Amerika Serikat telah menggunakan Drone di beberapa negara Muslim, termasuk Yaman, Pakistan, dan Somalia. Washington mengklaim, mereka menargetkan “teroris,” tetapi menurut saksi, serangan sebagian besar telah menyebabkan korban sipil yang besar. (T/P05/P02)

Rate this article!

Leave a Reply