KARZAI SAMBUT PENARIKAN PASUKAN YANG DIRENCANAKAN INGGRIS

Kabul, 7 Rajab 1434/17 Mei 2013 (MINA) – Presiden Hamid Karzai menyambut baik pengumuman bahwa Inggris akan menarik ribuan pasukannya dari Afghanistan tahun depan. Ia mengatakan negaranya siap untuk mengambil alih tanggung jawab keamanan.

“Pasukan nasional Afghanistan siap untuk memberikan keamanan dan membela negara mereka,” kata sebuah pernyataan dari kantor Karzai sebagaimana yang dilansir oleh Presstv yang diktip MINA.

Pernyataan itu muncul setelah Perdana Menteri Inggris David Cameron mengumumkan bahwa London akan menarik hampir setengah dari 9.000 tentara negara itu dari Afghanistan pada 2014. Namun, penarikan sebagian itu bertentangan dengan kesepakatan yang menyerukan keberangkatan penuh pasukan asing dari Afghanistan pada akhir tahun depan.

Hamid Karzai menilai pasukan asing justeru semakin memperburuk keamanan bagi negara yang dipimpinnya. “Kedatangan pasukan asing itu memperburuk keamanan negara kita,“ katanya.

Pria yang memimpin Afghanistan sejak jatuhnya Taliban pada 2001 mengatakan kepada harian The Guardian yang dikutip Mi’raj News Agency (MINA), Rabu (6/2) bahwa ancaman jangka panjang terbesar ke negara itu bukan oposisi, melainkan kekuatan asing.

Karzai mengatakan, tidak akan ada perdamaian di Afghanistan jika hanya antara kami, Taliban dan Afghanistan. Perdamaian ini akan terwujud ketika unsur-unsur eksternal yang terlibat dalam menciptakan ketidakstabilan dan pertempuran, atau pelanggaran hukum di Afghanistan, terlibat dalam pembicaraan.

Dia menambahkan, dia lebih optimis daripada setahun yang lalu bahwa hubungan yang luas di belakang layar antara pemerintah Afganistan dan Taliban akan berbuah, karena hubungan dengan Pakistan membaik.

Namun, pemerintahan Obama mengatakan akan mempertimbangkan untuk menarik semua pasukannya dari Afghanistan yang dijuluki “pilihan nol”, dan memperingatkan bahwa Karzai bisa menjadi bencana bagi Afghanistan.

Afghanistan tidak peduli apakah Barat merasa telah berhasil atau gagal di negara mereka. Karzai mengatakan, mereka akan fokus mencoba untuk bangkit dari selama 30 tahun perang.

Menurut beberapa sumber, Karzai akan berjuang mengurangi pasukan asing agar pergi dari negaranya dan keberangkatan mereka diharapkan akan menghapus keluhan yang mendorong banyak pejuang mengangkat senjata.

Sementara itu sumber lain mengatakan, Karzai, telah mempertanyakan apakah pasukan Barat “berperang di tempat yang salah” selama mereka menjalankan misinya di Afghanistan.

“Keluarnya pasukan asing tidak akan membawa kekerasan lebih terhadap rakyatnya sendiri,” kata Karzai yang menambahkan bahwa ia berpikir wilayah Helmand lebih damai sebelum puluhan ribu pasukan AS dan pasukan Inggris tiba untuk memerangi Taliban sejak 2006.

Tapi tambahnya, apapun yang terjadi adalah masa lalu, dan sekarang kita melihat ke depan untuk masa depan yang lebih baik.(T/P08/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

Leave a Reply