KEMENTERIAN LIBYA: BOM MOBIL BENGHAZI KEMUNGKINAN KECELAKAAN

 

Tripoli, 5 Rajab 1434/15 Mei 2013 (MINA) – Kementerian Kesehatan Libya mengatakan Selasa (14/5), bahwa ledakan bom mobil di luar rumah sakit di kota Benghazi yang menewaskan tiga orang dan 14 terluka, kemungkinan sebuah kecelakaan.

Menteri mengatakan bahwa mereka mempertimbangkan, kemungkinan ledakan Senin di luar rumah sakit Al-Jala Benghazi bukanlah bom mobil yang disengaja seperti yang diduga sebelumnya, Modern Ghana melaporkan yang dikutip MINA.

“Terlalu dini untuk menarik kesimpulan, tetapi di antara teori-teori yang memandang, ada kemungkinan bahwa kecelakaan ini tidak direncanakan dan ledakan itu tidak dimaksudkan untuk lokasi ini,” kata Menteri Kehakiman Salah al-Mirghani.

Menurut laporan awal oleh tentara, mobil itu tidak stasioner ketika meledak dan mengangkut bahan peledak yang digunakan untuk membuat ranjau anti-tank.

“Dua orang di dalam mobil ketika meledak belum diidentifikasi,” kata menteri kehakiman.

Hari Senin sebelumnya, pejabat Libya memberikan laporan bertentangan mengenai jumlah orang yang tewas.

Wakil Menteri Dalam Negeri Abdallah Massoud menyebut 15 tewas dan sedikitnya 30 terluka, sementara Kementerian Kesehatan mengatakan empat orang tewas dan enam lainnya terluka. Sementara itu, seorang pejabat polisi direktorat di Benghazi, Tarak al-Kharaz, mengatakan kepada televisi Al-Ahrar bahwa 13 orang tewas dan 41 lainnya terluka.

Saksi mata mengatakan anak-anak termasuk di antara korban ledakan hari Senin, yang juga menghancurkan mobil dan puing-puing berserakan di seluruh area. Selasa, pemakaman dan doa diadakan untuk para korban yang dihadiri oleh warga Benghazi yang marah karena kurangnya keamanan di kota mereka. (T/P09/R2).

Mi’raj News Agency (MINA).

 

 

 

Leave a Reply