LPPOM MUI KERJASAMA SERTIFIKASI HALAL DENGAN BPOM DAN KADIN

Jakarta, 12 Rajab 1434/22 Mei 2013 (MINA) – Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) menandatangani kesepakatan kerjasama sosialisasi produk halal dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kamar Dagang Indonesia (Kadin), di Jakarta, Selasa (21/5).

“Mudah-mudahan menjadi momentum kebangkitan kesadaran pentingnya produk halal bagi umat Islam,” ujar Direktur LPPOM MUI, Lukmanul Hakim.

Menurutnya, bukan hanya umat Islam dalam pengertian yang terbatas. Melainkan mencakup semua pihak yang berpentingan dalam lingkup produk halal.

Dengan populasi Indonesia yang lebih dari 230 juta jiwa dan mayoritasnya beragama Islam, muslim terbesar di dunia, didukung kalangan produsen, pengusaha, para pejabat pemerintah dan pembuat kebijakan.

Sehingga diharapkan dapat meningkatkan potensi halal Indonesia sebagai pusat halal dunia, tambahnya.

Kepala BPOM, Lucky S. Slamet, mengatakan, lembaganya sangat mendukung upaya sertifikasi halal yang dilakukan oleh LPPOM MUI.

Kendala Eksportir

Ketua Kadin Komite Timur Tengah dan OKI, Fachry Thaib mengatakan bahwa ada beberapa kendala yang dihadapi oleh para eksportir Indonesia, khususnya ke wilayah Timur Tengah.

“Banyak laporan dari eksportir yang menyebutkan adanya penolakan produk-produk halal dari Indonesia yang akan dieskpor ke Timteng,” ungkapnya,

Berdasarkan survei, ternyata produk-produk halal dari Indoensia belum terdaftar dalam tatanan niaga produk halal yang diatur the Islamic International Chamber of Commerce, Industri and Agriculture (ICCIA).

ICCIA merupakan Kamar Dagang Islam internasional, lembaga yang mendapat otoritas mengatur tatanan perdagangan halal antara para anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

“Kadin Indonesia sebagai anggota ICCIA perlu melakukan langkah-langkah pendekatan dan kerjasama dengan ICCIA agar produk ekspor halal tidak mengalami penolakan atau di negara-negara yang tergabung dalam OKI, ujar Fachry.

Adanya kerjasama Kadin dengan LPPOM MUI sangat penting  untuk mendorong dan memperkuat daya saing di kalangan para pengusaha muslim, serta membantu para eksportir dalam mengatasi hambatan sertifikasi halal. (T/P012/R1)

Mi’raj News Agency (MINA) 

Leave a Reply