ANAK-ANAK GAZA KORBAN PALING BANYAK SERANGAN ISRAEL

Gaza, 29 Jumadil Akhir 1434/9 Mei 2013 (MINA) – Lebih dari separuh korban tewas yang terbunuh selama operasi Israel selama delapan hari di Gaza pada November lalu adalah warga sipil tak berdosa, kebanyakan mereka adalah anak-anak, ungkap kelompok HAM asal Israel, B’Tselem dalam sebuah laporan yang dirilis pekan ini.

Dalam laporan tersebut, warga sipil Palestina yang tewas dalam empat hari terakhir operasi yang bersandi Pillar of Cloud tersebut empat kali lebih banyak daripada selama empat hari pertama.

“Laporan ini menemukan bukti bahwa ada perbedaan yang signifikan antara yang pertama dan hari-hari terakhir operasi: dari (jumlah) kematian warga Palestina, 80% tewas dalam empat hari terakhir operasi,” ungkap organisasi tersebut dalam situs resminya.

Temuan B’Tselem ini berdasarkan pada laporan yang dikeluarkan oleh Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defence Force/IDF), dinas keamanan Shin Bet, dan penyelidikan internal.

Menurut data yang disajikan dalam laporan B’Tselem tersebut, pasukan Israel telah menewaskan 167 warga Palestina selama operasi tersebut, setidaknya 87 dari mereka bukanlah para pejuang Palestina.

Tiga puluh satu dari korban tersebut atau 35 persennya merupakan anak di bawah umur. Anak di bawah umur tersebut, 20 berada di bawah usia 12, menurut B’Tselem.

Laporan B’Tselem juga menyebutkan jumlah warga Palestina yang tewas pada masing-masing delapan hari pertempuran: masing-masing selama empat hari pertama, rata-rata empat warga sipil Palestina tewas. Kemudian selama empat hari berikutnya, jumlah dalam kategori ini meningkat lebih dari empat menjadi rata-rata 17,5 per hari.

Laporan ini juga mencatat bahwa selama hari-hari pertama pertempuran, jumlah pejuang Palestina yang tewas hampir dua kali lipat jumlah warga sipil namun pada hari-hari berikutnya operasi, jumlah ini berbanding terbalik. (T/P01/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

Leave a Reply