MAHASISWA MUSLIM AS UBAH OPINI NEGATIF TENTANG ISLAM

Chicago, 13 Rajab 1434/23 Mei 2013 (MINA) – Media dan masyarakat Amerika Serikat (AS) memandang negatif terhadap Islam, mahasiswa Muslim di pinggiran barat daya Chicago telah bergabung membentuk komunitas untuk mengubah kesalahpahaman pandangan mereka terhadap Islam.

“Di sekolah banyak orang memiliki pandangan negative terhadap kita, dan kita ingin merubah itu,” kata Naimeh Issa, mahasiswa Muslim di Sanburg.

Naimeh dan komunitas Muslim lainnya telah bergabung untuk memecahkan persepsi yang salah terhadap masyarakat Islam.

Mereka mengadakan pertemuan setiap minggunya untuk mengajarkan sesama mahasiswa tentang budaya dan agama Islam, pertemuan tersebut diawali dengan pembacaan ayat-ayat Al-Quran dan mendiskusikan hal-hal yang tidak disyariatkan Islam dan tentang menyesuaikan diri di masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut juga mengenalkan tentang jilbab dan jihad sebagai syariat Islam. Naimeh sebagai Muslim yang berjilbab kadang tidak dihargai oleh masyarakat umum.

Sebagai upaya mengubah kesalahpahaman terhadap Islam, komunitas Muslim berbagai nilai-nilai Islam, mereka telah mengumpulkan dana untuk makanan dan membangun sumur bagi masyarakat miskin di Ghana.

Tahun lalu, mahasiswa Muslim mengumpulkan dana untuk korban gempa di Turki, juga melakukan proyek Hari Bumi dan mendirikan sekolah alam.

Pejabat sekolah memuji mahasiswa Muslim atas kinerja mereka dan mencerminkan keimanan mereka yang sebenarnya. Seperti dilansir OnIslam yang dipantau Mi’raj News Agency (MINA).

“Mereka mengundang anak-anak dari semua kalangan untuk mengajarkan agama Islam yang sebenarnya, karena banyaknya kesalahpahaman memandang Islam di AS,” kata Shawn Donovan, yang memimpin studi sosial, seni, dan medis.    

Dia mengatakan bahwa mahasiswa Muslim konsisten, terorganisir dan professional.

“Mereka, mahasiswa Muslim begitu mengagumkan,” tambahnya.

Meskipun tidak ada angka resmi jumlah Muslim di Amerika, namun AS merupakan rumah Islam bagi mayoritas Amerika yang tahu sedikit tentang Iman dan Islam. (T/P013/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

 

 

Leave a Reply