MANTAN PENJAGA PENJARA GUANTANAMO MASUK ISLAM

Washington, 18 Rajab 1434/28 Mei 2013 (MINA) – Terry Holdbrooks, seorang mantan penjaga penjara Guantanamo memeluk Islam saat menjadi penjaga di pusat penahanan militer terkenal di Amerika Serikat itu.

Holdbrooks terkesan dan memuji Muslim Amerika sebagai contoh menggambarkan Islam yang sebenarnya.

“Anda tidak perlu takut untuk menjadi seorang Muslim di tengah-tengah kalangan umum,” kata Holdbrooks seperti dilaporkan OnIslam yang dipantau Mi’raj News Agency, Selasa (28/5).

Dia mendesak komunitas Muslim di Amerika Serikat agar tetap bersatu dan terbuka dengan masyarakat umum.

“Katakan kepada mereka bahwa Anda seorang Muslim dan undang mereka kemudian ajak untuk berkunjung ke masjid,” ujarnya.

Sebuah survey mengatakan, agama dan kehidupan Muslim Amerika adalah hal yang paling moderat di seluruh dunia. Amerika Serikat merupakan rumah bagi minoritas Muslim dengan jumlah sekitar delapan juta jiwa.

Holdbrooks berpendapat, Muslim Amerika memiliki tanggung jawab untuk menjalankan keyakinan dan merealisasikan kehidupan sehari-hari mereka, sehingga orang dapat melihat contoh nyata dari keyakinannya.

Mantan penjaga yang bekerja di penjara Guantanamo sejak tahun 2003 hingga 2004 itu mengatakan, ia dikejutkan oleh tahanan Muslim yang tetap tersenyum ketika menghadapi penyiksaan dan interogasi.

Dalam berita terkait, Ia mengenal Islam melalui para tahanan Muslim di Guantanamo, tanpa sedikitpun diajarkan, Ia hanya melihat keseharian para tahanan Muslim.

“Saya ingin belajar tentang Islam sebanyak yang saya bisa,” tegas Holdbrooks.

Saat menjadi penjaga, ia juga mulai berdiskusi dengan para tahanan Muslim tentang etika, moral, dan tentang kehidupan mereka serta perbedaan budaya. Saat itu, Holdbrooks mulai melakukan shalat lima waktu dengan alasan pergi ke kamar mandi tanpa memberitahu penjaga lainnya. “Hal itu tidak mudah,” tambahnya. (T/P013/P02)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply