MYANMAR MINTA DUKUNGAN AS

Jakarta, 25 Jumadil Akhir 1434/4 Mei 2013 (MINA) – Presiden Myanmar berencana kunjungi Washington untuk meminta dukungan Barack Obama, terkait tekanan dari ASEAN terhadap negaranya.

Sebagaimana dilansir Press TV dan dikutip MINA, kunjungan yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei itu, akan menjadikan presiden Myanmar, Thein Sein, Presiden pertama Myanmar yang melakukan kunjungan ke AS dalam lima dekade terakhir. 

Pada Kamis lalu (3/5), pemerintahan Obama mengumumkan keputusan untuk menangguhkan sebagian besar sanksi terhadap Myanmar, yang meliputi pembatasan visa untuk beberapa negara Myanmar.

Sebenarnya, tahun lalu, Washington sudah mencabut serangkaian sanksi terhadap Myanmar atas perdagangan antara kedua negara, dan menghapus Sein dari daftar pejabat yang terlarang.

Presiden Obama sempat melakukan kunjungan ke Myanmar November lalu ditengah gelombang kekerasan yang dilakukan oleh kaum ekstrimis Budha terhadap Muslim Rohingya. 

Pada tanggal 28 Maret, Tomas Ojea Quintana, dari badan PBB tentang hak asasi manusia di Myanmar, mengatakan ia telah menerima laporan bahwa tentara dan polisi Myanmar hanya diam saja, ketika kekejaman terjadi di depan mata mereka oleh massa Buddha di pusat kota Meiktila. 

Amnesti internasional dan Badan Hak Asasi PBB meminta pemerintah Myanmar untuk mengatasi penderitaan penduduk Muslim Rohingya dan melindungi masyarakat dari ekstrimis Buddha. Dalam beberapa bulan terakhir, ratusan Muslim Rohingya telah tewas dan ribuan lainnya mengungsi akibat kekerasan yang dilakukan ekstrimis Buddha.

Menurut PBB, Muslim Rohingya berjumlah lima persen dari 60 juta penduduk Myanmar, dimana mereka adalah kelompok minoritas yang paling teraniaya di dunia saat ini selain warga Palestina. Mereka telah dianiaya dan menghadapi penyiksaan, serta pembantaian sejak negara itu merdeka pada 1948. (T/P015/R2).

Mi’raj News Agency (MINA) 

Rate this article!

MYANMAR MINTA DUKUNGAN AS,0 / 5 ( 0votes )

Leave a Reply