OXFAM : CUACA PANAS ANCAM KESEHATAN PENGUNGSI SURIAH

Oxford, 10 Rajab 1434/20 Mei 2013 (MINA) – lembaga bantuan internasional Oxfam mengatakan, cuaca panas akan meningkatkan risiko kesehatan bagi ratusan ribu pengungsi Suriah di Yordania dan Lebanon.

“Suhu meningkat hingga 40 derajat Celsius dalam beberapa hari mendatang. Risiko kesehatan harus segera ditangani,” kata Oxfam seperti dilansir Press Tv yang dpantau Mi’raj News Agency (MINA), Senin (20/5).

Oxfam mengungkapkan, peningkatan penyakit seperti diare dan infeksi kulit telah menyerang warga setempat dan para pengungsi, sementara jumlah pengungsi terus meningkat.

Lembaga bantuan internasional itu juga mengatakan, adanya peningkatan jumlah pengungsi harus disertai dengan tempat tinggal yang layak serta air bersih dan sanitasi yang memadai.

Lembaga tersebut bertujuan untuk meningkatkan bantuan dengan jumlah 53.400.000 US Dolar pada tahun mendatang.

“Sudah waktunya untuk memberi bantuan bagi para pengungsi dengan menyediakan air bersih, fasilitas sanitasi yang layak, dan perawatan kesehatan dalam upaya menghadapi kenyataan ini,” kata Rick Bauer, koordinator kemanusiaan regional Oxfam.

Bauer juga mengatakan, Oxfam telah benar-benar khawatir dengan kondisi kesehatan pengungsi Suriah.

“Upaya bantuan harus segera dikerahkan dan fokus pada penyediaan tempat tinggal yang layak bagi para pengungsi, dimana mereka hidup dengan bermartabat. Itu prioritas nomor satu bagi pengungsi dan masyarakat setempat,” ujarnya.

Pada Jum’at (17/5), badan pengungsi PBB mengatakan, warga sipil Suriah yang melarikan diri ke negara-negara tetangga untuk menghindari kekerasan yang terjadi di tanahnya telah mencapai 1,5 juta jiwa.

“Konflik suriah terus memberikan dampak buruk pada kehidupan mereka dan mereka terpaksa mengungsi,” kata Dan Mcnorton, juru bicara Komisaris Tinggi PBB untuk pengungsi (UNHCR).

Hampir satu juta pengungsi telah terdaftar di UNHCR sejak awal tahun ini, setiap bulan mencapai 250.000 pengungsi.

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

Leave a Reply