PERINGATI NAKBA, PENGUNGSI PALESTINA CAPAI SETENGAH POPULASI PENDUDUK

Gaza, 5 Rajab 1434/15 Mei 2013 (MINA) – Pada peringatan ke-65 hari Nakba (bencana), para pengungsi mencapai hampir setengah dari total penduduk Palestina, Biro Pusat Statistik Palestina (PCBS) mengatakan pada Selasa (14/5 ).

 Bantuan PBB dan Dinas Pekerjaan untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) melaporkan data statistik mencapai 44,2% dari  total penduduk Palestina,hal ini menunjukkan ada 5,3 juta pengungsi Palestina yang terdaftar pada pertengahan 2013, pusat media Timur Tengah (IMEMC) melaporkan dan dikutip MINA.

Dikatakan 59% warga Palestina tinggal di Yordania, Suriah dan Lebanon, 17% di Tepi Barat dan 24% di Jalur Gaza.

Laporan itu juga mengatakan sekitar 29% pengungsi yang terdaftar tinggal di 58 pengungsian, dimana 10 berada di pengungsian di Yordania, sembilan di Suriah, 12 di Lebanon, 19 di Tepi Barat, dan delapan di Jalur Gaza.

PCBS melaporkan, bagaimanapun, perkiraan ini merupakan jumlah minimum pengungsi Palestina, mengingat fakta lain masih banyaknya pengungsi yang tidak terdaftar.

Perkiraan ini juga  belum termasuk warga Palestina yang mengungsi antara tahun 1949 dan perang tahun 1967 dan tidak termasuk non-pengungsi yang meninggalkan atau dipaksa meninggalkan Palestina akibat perang pada 1967.

Jumlah warga Palestina yang tetap tinggal di kota-kota dan desa mereka pada 1948 setelah Nakba diperkirakan mencapai 154.000 jiwa. Jumlah mereka sekarang diperkirakan mencapai 1,4 juta pada peringatan ke 65 ini.

Peristiwa Nakba merupakan peristiwa yang dianggap kelam oleh masyarakat dunia, karena pada 1948, warga Palestina diusir Israel dari tanah mereka sendiri, di mana pada saat itu, 1,4 juta warga Palestina tinggal di 1.300 kota dan desa bersejarah di Palestina.

Israel menguasai 774 kota dan desa serta menghancurkan 531 kota dan desa Palestina pada saat Nakba terjadi.

Lebih dari 800.000 penduduk diusir dari tanah air mereka ke Tepi Barat dan Jalur Gaza, serta negara-negara Arab dan negara tetangga lain di dunia.

Populasi warga Palestina dunia diperkirakan mencapai 11,6 juta pada akhir 2012, lapor PCBS. Ini berarti jumlah warga Palestina di seluruh dunia mencapai delapan kali lipat dalam kurun 65 tahun sejak peristiwa Nakba.

Sebanyak 5,8 juta warga tinggal di Palestina dan jumlah ini diperkirakan akan meningkat menjadi 7,2 juta pada akhir 2020, berdasarkan tingkat pertumbuhan saat ini, kata PCBS.

Pada peringatan Nakba ke-65, Perdana Menteri Palestina Ismail Haniyah menekankan kembali hak warga Palestina yang dahulu diusir untuk kembali ke tanah air mereka.(T/P03/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

 

Leave a Reply