RSI DI GAZA PELIPUR LARA MUSLIM PALESTINA

Bandar Lampung, 10 Rajab 1434/20 Mei 2013 (MINA) – Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Jalur Gaza menjadi pelipur lara bagi warga muslim Palestina.

Waleed Hasan Ahmad, anggota Hai’ah Ulama’ Filistine mengatakan hal itu kepada wartawan Kantor Berita Islam MINA (Mi’raj News Agency) di sela acara konser penggalangan dana untuk Palestina di Bandar Lampung, Ahad, (19/5).

“RSI di Gaza, seolah menjadi pelipur lara kami. Sehingga kami warga Palestina merasa sudah sembuh. Kami sangat bersyukur dan berterimakasih terhadap masyarakat Indonesia,” kata Waleed.

Waleed juga menekankan peran penting masyarakat Indonesia untuk pembebasan Palestina dan dalam memperhatikan Masjid Al-Aqsha.

“Warga Palestina mungkin hanya 12 juta jiwa saja, namun kami tidak takut, karena di belakang kami ada ratusan juta masyarakat Indonesia yang terus membantu kami,” katanya.

“Yahudi terus melakukan Yahudisasi, mereka akan membagi Masjid Al-Aqsha menjadi dua bagian, selain itu mereka terus membangun permukiman penduduk Yahudi di sekitar Masjid Al-Aqsha dengan menghancurkan rumah-rumah warga Palestina,” papar Waleed.

Sementara itu, saat dihubungi MINA, Ir. Nur Ikhwan Abadi, Manajer Lapangan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Pembangun RSI di Gaza menjelaskan, kemajuan pembangunan RSI di Gaza sekarang memasuki tahap penyelesaian akhir, berupa pemasangan hajar Qudsi (batu alam yang didatangkan khusus dari Hebron, Tepi Barat Palestina), pengerjaan pemasangan AC, kamar jenazah dan sumur bor.

“Dengan mohon pertolongan Allah dan jika tidak ada halangan insya-Allah akhir tahun 2013 ini pekerjaan bangunan fisik selesai,” kata Ikhwan.

Ia juga menambahkan, untuk menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit persembahan umat Islam Indonesia tersebut, masih memerlukan dana sekitar Rp65 miliar, terutama untuk pengadaan peralatan medis. (L/K1/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply