SERANGAN ISRAEL MENINGKAT DI TEPI BARAT

Foto : Tamimi Press

Ramallah, 8 Rajab 1434/18 Mei 2013 (MINA) – Sumber-sumber medis Palestina melaporkan, sekitar 25 warga Palestina telah terluka, termasuk 12 orang yang ditembak selama bentrokan yang terjadi saat tentara Israel menyerang kamp pengungsi Al-Jalazoun dan kota Silwad, sebelah Timur Ramallah, Tepi Barat.

Bentrokan terjadi di pintu masuk kamp pengungsi Al-Jalazoun, dekat pemukim illegal Yahudi ‘Bet El’. Tentara Israel menembakan amunisi hidup mengakibatkan sekitar 12 orang Palestina terluka.

Pasukan militer Israel tersebut juga menculik seorang warga Palestina setelah menyerangnya di kota Silwad. Selain itu, tentara menyerang beberapa wartawan Palestina dan melukai satu orang dari mereka, diidentifikasi bernama Moath Mashal, seorang juru kamera dari kantor berita Anadolu Turki.

Dalam berita terkait, ratusan warga Palestina sedang melaksanakan shalat Jum’at di tanah yang dirampas Israel sebagai upaya mengambil alih tanah ilegal Israel itu di desa Deir Jarrir, timur Ramallah. Tentara Israel langsung menyerang warga Palestina dengan menembakkan bom gas dan peluru karet berlapis logam.

Serangan bom gas mengakibatkan beberapa warga palestina pingsan. Israel juga menembakkan amunisi hidup untuk membubarkan warga Palestina yang berada di tanah illegal Israel, menurut laporan International Middle East Media Center (IMEMC) yang dipantau Mi’raj News Agency (MINA), Sabtu (18/5).

Sementara itu, tentara Israel menyerang kembali kamp pengungsi Al-Arroub, utara selatan tepi Barat, kota hebron. Pada Jum’at malam, tentara Israel kembali menyerang desa Jaba’, kota Jenin yang merusak properti rumah Moath Alawna.

Selanjutnya, tentara Israel menyerang desa Sanour, dekat kota Jenin, menerobos rumah-rumah warga dan menginterogasinya. Sumber-sumber setempat mengatakan, beberapa pohon dan tanaman terbakar akibat bom gas yang diluncurkan tentara Israel.

Pada kamis lalu, tentara Israel menumbangkan lahan pertanian milik penduduk Palestina di desa Aqraba, dekat kota Nablus, Tepi Barat Utara. Tentara Israel mengklaim bahwa tanah tersebut milik negara.

Hamza Deeriyya, anggota Komite Pertahanan Aqraba Land, melaporkan bahwa tentara Israel meratakan 25 dunam tanah di daerah Mahfouriyya oleh buldoser militer Israel. Tanah tersebut ditanami pohon zaitun dan almond. (T/P013/P02)

MINA (Mi’raj News Agency)

 

Leave a Reply