PEMERINTAH SURIAH KIRIM NAMA PEJABAT BERUNDING DENGAN OPISISI

Moskow, 12 Rajab 1434/ 22 Mei 2013 (MINA) – Presiden Suriah Bashar al-Assad mengemukakan nama-nama pejabat pemerintah untuk menghadiri perdamaian dengan pihak Koalisi Nasional Suriah pada Konferensi Jenewa Ke-2 yang disponsori masyarakat internasional.

Namun pihak Koalisi Nasional Suriah belum dapat menerima seluruh pejabat utusan pemerintah tersebut. Karena ada beberapa nama, tanpa menyebutkannya, yang dianggap kurangnya pengaruh mereka, kata sumber-sumber diplomatik Uni Eropa, seperti diberitakan Ahram, Selasa (21/5).

Daftar pejabat yang ditunjuk di antaranya Perdana Menteri Wael al-Halki, Wakil Perdana Menteri Qadri Jamil, Menteri Informasi Omran Zoabi, Menteri Rekonsiliasi Nasional Ali Haidar dan Menteri bertugas mengawasi Urusan Bulan Sabit Merah Yusuf Sweid.

Sumber itu mengatakan Assad mengirim nama-nama pejabat mengikuti perundingan yang sedang dicoba diatur Moskow dan Washington untuk mengakhiri konflik yang telah menewaskan sedikitnya 80.000 orang tersebut.

“Daftar ini kemungkinan akan berubah,” kata sumber diplomatik Eropa.

Sumber diplomatic menambahkan, setiap delegasi resmi yang dikirim ke pertemuan harus memiliki kemampuan untuk bernegosiasi dengan benar, lapor Ahram yang dipantau Kantor Berita Islam MINA.

Pihak Oposisi Suriah direncanakan akan bertemu di Istanbul, Turki, Kamis (23/5) untuk menentukan sikapnya.

Sementara itu, Komite Liga Arab untuk Suriah juga akan bertemu pada hari yang sama Kamis (23/5) di Kairo, Mesir atas permintaan Qatar.

Pejabat diplomatik Uni Eropa mengatakan pembicaraan perdamaian cukup sulit diatur dan terlalu dini untuk mengatakan kapan pembicaraan tersebut bisa terjadi.

“Kesulitan terbesar kami adalah mendatangkan mereka ke meja perundingan,” katanya.

Perundingan antara pemerintah dengan oposisi Suriah direncanakan akan mengikutsertakan pula negara-negara penting lainnya.

Tahun lalu para menteri luar negeri dari lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB, Rusia, AS, Inggris, Perancis dan China, hadir dalam pertemuan Jenewa bersama dengan Turki, Kuwait, Qatar, Sekjen PBB Ban Ki-moom, Sekjen Liga Arab Nabil Elaraby dan ketua kebijakan luar negeri Uni Eropa Catherine Ashton. (T/P011/R1).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Leave a Reply