TENTARA ISRAEL CULIK 20 REMAJA PALESTINA DI HEBRON

Hebron, 7 Rajab 1434/17 Mei 2013 (MINA) – Tentara Israel menculik dua puluh warga Palestina, terutama remaja (sebagian besar dari mereka 14 – 18 tahun), di desa At-Tabaqa, selatan bagian selatan Tepi Barat kota Hebron, dan mulai menginterogasi mereka dengan dalih dugaan bom Molotov yang membakar sebuah jip militer Israel pada Rabu (15/5) selama bentrokan tentara dengan warga.

Tentara Israel  melepaskan 18 dari 20 warga Palestina  yang diculik, namun menahan dua orang lainnya untuk diinterogasi,kata sumber-sumber setempat, sebagaimana pusat media Timur Tengah (IMEMC) melaporkan dan di kutip MINA.

Para tentara penjajah itu menerobos dan memasuki secara paksa puluhan rumah di desa at-Tabaqa, menggunakan anjing militer  ketika menggeledah barang-barang, serta menahan 150 warga Palestina di halaman desa sebelum melepaskan mereka semua kecuali 20 remaja tersebut, dan melepaskan 18 diantaranya setelah diinterogasi.

Pada Kamis (16/5), tentara Israel menculik tiga warga Palestina di kota terdekat dari Doura, setelah membobol rumah dan menggeledah mereka.

Selain itu, dua warga Palestina terluka oleh tembakan Israel dalam bentrokan ketika tentara Israel menyerang kamp pengungsi Al-Arroub, sebelah utara Hebron. Kedua orang tersebut diidentifikasi sebagai Nayef Ar-Ra’ey (21) dan Ahmad Abu Sabal (22).

Dalam kejadian  yang sama, tentara Israel juga secara kasar menyerang dan memukul seorang pemuda Palestina, dikenali sebagai Khader Ash-Shatreet, di mana ia kemudian mengalami patah tulang pada kakinya.

Pada Rabu (15/5), tentara dan polisi Israel menculik 14 warga Palestina di Bab Al-‘Amoud, Yerusalem Timur, selama proses peringatan 65 tahun hari dimana warga Palestina diusir dari kampong halamannya sendiri oleh Israel,  Nakba 1948.

Komunitas Tahanan Palestina (PPS) melaporkan tentara  secara kasar menyerang para pengunjuk rasa yang sedang memperingati Nakba, dan menculik 14 dari mereka, termasuk  ketua PPS, Nasser Qous, dan seorang wartawan yang bernama Tawfiq Saliba, namun melepaskannya keesokan harinya.

Pada Rabu malam, Israel  melepas Nael Barakat, salah satu warga Palestina yang diculik di Bab Al-‘Amoud, setelah ia menderita pendarahan dalam yang disebabkan pukulan keras para tentara penjajah.  Barakat dilarikan ke rumah sakit setelahnya. (T/P03/R2)

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

 

Leave a Reply