YAYASAN AL-AQSA PERINGATKAN ISRAEL SOAL TEMPAT IBADAT YAHUDI

Yerusalem, 27 Jumadil Akhir 1434/7 Mei 2013 (MINA) – Yayasan Al-Aqsa Palestina memperingatkan skema Israel Kedem Yershalaim yang bertujuan membangun rumah ibadat Yahudi terbesar pada salah satu kawasan kompleks Masjid Al-Aqsa Palestina, .

“Itu jelas Yahudisasi Yerusalem dan pendudukan Masjid Al-Aqsa melalui proyek-proyek pembangunan tempat ibadat Yahudi. Enam tahun mendatang proyek itu selesai, jika tidak dihentikan,” kata Syeikh Ra’id Shalah, tokoh pergerakan Palestina, Senin (6/5)

Pejabat Israel mencoba mendistribusikan memo melalui cara rahasia pada skala internasional untuk mendapatkan dukungan politik, media dan keuangan.

Alray Media Agency seperti dikutip Mi’raj News Agency (MINA), melaporkan, beberapa proyek berbahaya yang terkandung dalam memo perusak tersebut seperti menghapus seluruh jalan gerbang Maroko- salah satu gerbang Masjid Al-Aqsa-, menyegel erat gerbang ini dan membangun gerbang alternatif standar khusus yang memungkinkan kendaraan militer Israel melewatinya.

Rencana jahat lainnya, membuka pintu keluar yang mengarah ke Al-Buraq dalam rangka untuk mengubahnya menjadi kuil Yahudi.

Beberapa rencana penodaan lainnya di kawasan suci Masjid Al-Aqsa oleh Israel meliputi :

1) Membangun rumah ibadat terbesar dengan menggusur Sekolah Pengadilan Al-Tankaziyah, dan mengubah bangku-bangku batu dalam ruangan yang merupakan bagian dari struktur Masjid Al-Aqsa.

2) Menggali terowongan yang diperpanjang di bawah Masjid Al-Marwani ke Masjid Al-Aqsa.

3) Membuka gerbang dinding selatan Masjid Al-Aqsa yang memungkinkan orang-orang Yahudi memasuki Masjid Marwani dan mengubahnya menjadi kuil Yahudi.

4) Membuka gerbang satu-satunya di dinding selatan Masjid Al-Aqsa yang memungkinkan orang-orang Yahudi memasuki Masjid Al-Aqsa tua dan mengubahnya menjadi kuil Yahudi juga.

5) Menggali terowongan memanjang di bawah dinding barat Masjid Al-Aqsa yang menjadi jalan khusus pasukan Israel.

6) Menggali jasad kuburan sahabat di Pemakaman Al-Rahma, sebelah dinding timur Masjid Al-Aqsa, sebagai jalan lintasan.

7) Melanjutkan penggalian di bawah Masjid Al-Aqsa dengan dalih penggalian arkeologi antara Kubah Masjid Qubah Ash-Sakhrah dengan Masjid Al-Aqsa.

8) Menjatuhkan puluhan rumah di Yerusalem di Kota Salwan sejajar dengan dinding selatan Masjid Al-Aqsa dan menggantinya dengan pemukiman.

9) Melakukan pembangunan kuil legendaris antara Kubah Masjid Batu dan Masjid Al-Aqsa.

10) Memaksa membuka Gerbang Al-Rahma, salah satu gerbang di sisi timur Masjid Al-Aqsa, serta membangun gerbang besar menurut standar mereka dan mengubahnya menjadi keamanan lintasan perbatasan.

11) Menggali beberapa terowongan dan jembatan di sekitar Masjid Al-Aqsa, terutama secara seajar dengan dinding kota tua. (T/P06/R1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply