ID KOMANDAN MNLF DITEMUKAN DI ANTARA PEJUANG YANG TEWAS

Zamboanga City, 24 Dzulqa’idah 1434/30 September 2013 (MINA) – Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) mengumumkan pada Ahad (29/9), kartu identitas (ID) milik Komandan Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF) Habier Malik telah ditemukan di salah satu pejuang yang terbunuh di Zamboanga City.

Namun, Wakil Kepala Kantor AFP urusan publik Mayor Angelo Guzman mengatakan, mereka masih menyelidiki apakah tubuh itu memang komandan MNLF yang terbunuh, Philippines News Agency (PNA) melaporkan yang diberitakan Mi’raj News Agency (MINA).

Guzman juga mengatakan bahwa ada kesamaan antara tubuh dan catatan yang dimiliki Malik, salah satu komandan pasukan MNLF faksi Nur Misuari yang terlibat dalam bentrokan selama 20 hari di Zamboanga City.

“ID milik Malik ditemukan di salah satu yang tewas dalam pertempuran di Zamboanga (tapi) bukan jaminan bahwa ia adalah Malik, meskipun memiliki kesamaan,” kata Guzman dalam sebuah posting di akun Twitter-nya.

Kepala Kantor AFP urusan Publik, Letnan Kolonel Ramon Zagala mengatakan,a Malik adalah salah satu dari lima komandan pasukan MNLF yang sempat mengambil alih bagian kota.

“Kita harus mempertimbangkan berapa banyak kekuatan, ada lima komandan, dan Malik adalah salah satu dari mereka,” kata Zagala.

Adapun pemimpin pendiri MNLF Nur Misuari, Zagala mengatakan bahwa informasi mereka menunjukkan ia masih di Sulu, tapi Zagala menolak untuk menjelaskan. Dia menambahkan, mereka terus-menerus memantau Misuari.

Pasukan pemerintah Filipina terlibat pertempuran dengan pasukan pejuang MNLF faksi Misuari dalam konflik di Zamboanga City mulai 9 September 2013, ketika MNLF mengambil warga sipil sebagai sandera.

Namun, pasukan pemerintah berhasil merebut kembali daerah yang dikontrol oleh MNLF di bawah pimpinan Malik.

Menteri Pertahanan Voltaire Gazmin mengatakan, krisis sudah berakhir dan pasukan pimpinan Misuari telah benar-benar dikalahkan. (T/P09/P02)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply