PRESIDEN IRAN ROUHANI AKAN BERHAJI TAHUN INI

Teheran, 24 Dul Qa’idah 1434 / 30 September 2013 ( MINA ) – Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir Abdollahian mengatakan Presiden Iran yang baru, Hassan Rouhani dijadualkan akan melaksanakan haji tahun ini.

“Iran dan Arab Saudi adalah dua negara yang berperan penting di Timur Tengah. Kerjasama dalam berbagai bidang sangat mungkin dilakukan untuk menyelesaikan sengketa regional dan bahkan permasalahan dunia Islam,” kata Amir Abdollahian, Ahad (29/9).

Dia menambahkan bahwa kebijakan Iran terhadap negara-negara tetangga, terutama negara-negara Arab, didasarkan pada rasa saling menghormati dan perluasan kerjasama dalam berbagai bidang, termasuk ibadah haji.

Pada isu-isu regional tertentu (seperti di Suriah) terdapat perbedaan pendapat dan sudut pandang antara Iran dan Arab Saudi dan kadang-kadang tampaknya terjadi bentrokan antara dari kedua belah pihak . Oleh karena itu, dialog terus-menerus, pertemuan dan pertukaran informasi harus sering dilakukan agar dapat saling bersinergi,” kata wakil menteri luar negeri itu.

Amir lebih lanjut mengatakan Presiden Rouhani dapat melaksanakan ibadah haji di kota suci Islam, Mekkah pada tahun ini, lapor Tasnimnews seperti diberitakan Mi’raj News Agency (MINA).

Presiden Iran memuji Arab Saudi dan menganggap sebagai teman dekat dari negaranya. Ia juga menyatakan kesediaannya untuk berdialog memecahkan ketegangan yang terjadi melalui dialog bilateral agar efektif dan maksimal menemukan solusinya.

Ia juga menambahkan bahwa Teheran dan Riyadh memiliki banyak kepentingan yang sama dan memiliki banyak kesamaan budaya daerah. Oleh karenanya, ia menekankan perlunya untuk meningkatkan frekuensi interaksi antara kedua negara.

“Masalah ini (kerjasama bilateral) telah disampaikan dalam bentuk surat ucapan selamat dari Raja Arab Saudi untuk saya dan saya pun telah membalas surat tersebut,” tambah Rouhani .

Dalam pidato sambutannya pada Selasa, 17 September lalu, Presiden Iran menekankan pentingnya meningkatkan hubungan dan kerjasama dengan negara-negara tetangga sebagai prioritas utama dalam kebijakan luar negeri Iran.

Pada 12 Agustus lalu, Rouhani juga menegaskan komitmen pemerintahannya untuk menjalin hubungan kerja sama yang konstruktif  dengan negara-negara tetangga sebagai dasar bagi kebijakan luar negeri Teheran.

Presiden Rouhani juga berpendapat bahwa pemerintahannya akan mengejar kebijakan moderasi dalam menjalin hubungan dengan negara-negara asing dan pada saat yang sama akan menjaga keamanan nasional Iran.

“Ibadah haji adalah pertemuan terbesar umat Islam di dunia setiap tahun di Mekah. Haji dimulai sejak tanggal 8 sampai 12 Dzulhijjah, bulan ke-12 dan terakhir dari kalender Islam,”kata Rouhani. (T/P04/P01)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply