DUA TAHANAN PALESTINA NYATAKAN MOGOK MAKAN

Ramallah, 15 Muharram 1435/19 November 2013 (MINA) – Dua bersaudara dari Palestina yang ditahan di penjara Ofer Israel  melakukan mogok makan untuk memprotes penculikan mereka yang kini ditahan tanpa pengadilan maupun dakwaan yang jelas.

Klub tahanan Palestina pada Senin (18/11) mengatakan Muhammad dan Islam Badr dari desa Beit lakia di Ramallah memutuskan mogok makan sebagai protes terhadap putusan pengadilan Israel yang menahan mereka di  penjara administratif tanpa dakwaan yang jelas, PIC yang dikutip MINA (Mi’raj News Agency) melaporkan.

Komunitas itu mengatakan Muhamad dijatuhi hukuman selama enam bulan sementara saudaranya, Islam, dihukum tiga bulan, mendorongnya bergabung mogok makan bersama saudaranya yang dimulai empat hari sebelumnya.

Secara rutin tentara penjajah Israel melakukan penangkapan terhadap warga Palestina, terutama para pemuda yang dianggap kuat melawan Israel, serta menahan mereka dengan tanpa ada dakwaan jelas.

Sebuah Kelompok hak asasi tahanan Palestina mengatakan lebih dari 1.100 warga Palestina, termasuk mahasiswa dan anggota Dewan Legislatif Palestina, telah ditahan sejak Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry mengumumkan kembali pembicaraan damai  Israel-Otoritas Palestina Juli lalu.

Mereka juga mengungkapkan pada 2013 terdapat  rata-rata sekitar 400 penangkapan warga terjadi per bulan. Di bawah perintah militer 1651, sebuah komite militer Israel dapat membatalkan amnesti tahanan berdasarkan pada tuduhan dan bukti rahasia, bahkan pengacara tahanan tidak diizinkan untuk terlibat.(T/P03/R2).

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply