KEMENAG LUNCURKAN PROGRAM PELATIHAN GURU AL-QURAN

Wamenag Nasaruddin Umar saat menyampaikan sambutan dalam peluncuran program Training Of Trainers (TOT) Guru Al-Quran di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (27/11). (Foto: MAR/MINA).

Jakarta, 23 Muharram 1435/27 November 2013 (MINA) – Kementerian Agama (Kemenag) Indonesia pada Rabu (27/11) siang meluncurkan program Training Of Trainers (TOT) Guru Al-Quran se-Indonesia di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Peluncuran program TOT Guru Al-Quran itu diresmikan oleh Wakil Menteri Agama Indonesia, Nasruddin Umar yang juga memberikan sambutannya pada acara tersebut.

Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Nur Syam, program tersebut berawal dari fakta berkurangnya kebiasaan membaca Al-Quran setelah selesai shalat Maghrib yang sudah menjadi tradisi umat Islam Indonesia dan hal itu sangat perlu ditingkatkan lagi.

Menurutnya, hal itu disebabkan oleh pengaruh media yang dengan gencarnya memberikan acara yang mengalihkan perhatian umat Islam dari membaca Al-Quran di waktu-waktu prime time tersebut.

Namun, masih menurut Nur Syam, saat ini kita tidak bisa hanya mengajar membaca Al-Quran, tapi juga bisa mengajarkan pemahaman tentang Al-Quran kepada anak-anak generasi penerus umat Islam ini.

Dengan pemahaman Al-Quran yang baik, maka umat Islam akan mempunyai pedoman yang kuat untuk meningkatkan kualitas agama mereka.

“Melalui program ini, kita tidak hanya ingin mencetak guru ngaji, tapi juga guru yang paham akan makna Al-Quran,” ungkapnya kepada Mi’raj News Agency (MINA) di sela-sela acara.

Untuk tahap awal, Kemenag mencanangkan target sebanyak 3000 guru pada akhir tahun 2013 dari target total 100 ribu guru pada tahun 2020. Program itu juga menjadi pondasi bagi masyarakat setelah mahir dalam baca tulis Al-Quran, mereka disiapkan untuk menghafal Al-Quran dengan cepat. (L/P01/P02)

.

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply