MAYORITAS ANGGOTA PARLEMEN MAROKO DORONG RUU BOIKOT ISRAEL

Rabat, 20 Muharram 1434/24 November 2013 (MINA) – Lima partai politik di Maroko telah mensponsori dua Rancangan Undang-Undang (RUU) untuk menyerukan pelarangan kontak dengan penjajah Israel.

Harian Israel Haaretz melaporkan, lima partai yang mendukung mempidanakan perdagangan dan bentuk-bentuk lain dari pertukaran dengan penjajah Israel mengambil suara sekitar 271 dari 395 kursi parlemen.

Menurut, Jacky Kadoch, seorang pemimpin Yahudi Maroko, dua RUU yang diusulkan memiliki kesempatan nihil untuk disahkan karena raja tidak akan membiarkan hal itu, Al-Ray melaporkan sebagaimana dikutip Mi’raj News Agency (MINA), Sabtu (23/11).

Di antara partai-partai yang mendukung RUU sedang ditinjau oleh Komite Parlemen  Maroko tentang Keadilan dan Perundang-undangan, adalah Partai Keadilan dan Pembangunan Islam dan Partai PAM.

Kedua RUU itu menjadikan ilegal bagi perdagangan dengan entitas penjajah Israel dan setidaknya satu RUU mengusulkan membuat ilegal bagi orang-orang Israel untuk masuk ke Maroko, surat kabar harian Maroko Ya Biladi melaporkan bulan lalu.

Maroko, yang diperintah oleh Raja Mohammed VI, dianggap sebagai salah satu negara di dunia Arab yang ramah terhadap Israel. Sekitar 45 ribu wisatawan Israel mengunjungi Maroko setiap tahun, Kadoch memperkirakan. (T/P02/R2).

 

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

Leave a Reply