MILITER MESIR BUNUH TIGA MILITAN DI SINAI

Salah satu operasi serbuan militer Mesir di Sinai (Foto: situs angkatan bersenjata Mesir)

Sinai, 3 Muharram 1434/7 November 2013 (MINA) – Angkatan bersenjata Mesir, termasuk polisi dan militer, membunuh tiga warga yang diduga militan di Sinai dalam operasi keamanan pada Rabu malam (6/11).

Angkatan bersenjata juga membakar empat mobil yang tidak memiliki plat nomor atau berkas-berkas, kata juru bicara militer Ahmed Ali pada Kamis (7/11) dalam halaman Facebook resminya.

Mereka mengklaim telah menyita sejumlah senjata, termasuk senapan mesin, RPG dan granat buatan sendiri, media Mesir Ahram melaporkan.

Ali menambahkan pasukan militer juga menghancurkan 61 rumah milik militant di Sinai yang menjadi lokasi ‘panas’ dengan militer Mesir sejak kudeta militer menjatuhkan presiden terpilih secara demokrasi di negeri piramid itu.

Sejak Juli, militer Mesir aktif melakukan operasi serbuan ke Sinai dan melakukan perlawanan dengan militant di daerah yang menjadi incaran Israel sejak dulu itu, di mana operasi  keamanan bagi militer Mesir  ini berulang kali mendapat dukungan Israel melalui pernyataan para pejabat penjajah Palestina.

Dalam operasi serbuan itu, puluhan korban baik dari pihak militer dan warga Sinai pun menjadi korban yang tewas dalam bentrokan yang berlangsung sejak beberapa bulan ini.  Tentara Mesir juga menangkap lebih dari 400 militan Sinai sejak awal operasi keamanan mereka di daerah itu beberapa bulan lalu.

Pada September, bentrokan sengit meletus antara tentara Mesir dan warga Badui di Semenanjung Sinai sepanjang perbatasan dengan Jalur Gaza.

Para saksi mata mengatakan, bentrokan dimulai setelah tentara Mesir mulai meratakan lahan yang ditanami dengan beberapa jenis sayuran dan pohon-pohon dimiliki oleh suku Badui. Tentara Mesir mengklaim mereka mengantisipasi kemungkinan terowongan bawah tanah di area tersebut.

Namun, ketika dua helikopter militer tiba di lokasi, para saksi mengatakan, bentrokan berhenti. Helikopter menjatuhkan surat peringatan bagi yang membantu apa yang tentara sebut sebagai ‘teroris’ di daerah itu.(T/P03/R2).

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply