PERLUAS PERMUKIMAN ILEGAL, EKSTRIMIS YAHUDI SERANG TANAH PALESTINA DI TEPI BARAT

Nablus, 6 Muharram 1435/11 November 2013 (MINA) – Sejumlah pemukim ilegal ekstremis Yahudi menyerang dengan membuldoser lahan milik warga Palestina di Distrik Salfit, pusat Tepi Barat, dan membangun sejumlah rumah dalam upaya untuk memperluas permukiman ilegal mereka.

Kepala Dewan Kota Deir Estia, Ayyoub Abu Hijla menyatakan, tanah yang diserang berlokasi di bagian barat kota pada Sabtu (9/11), dan para pemukim ilegal Yahudi terus berusaha untuk memperluas permukiman ilegal mereka.

Seorang peneliti Palestina, Khaled Ma’aly mengatakan, Revava adalah salah satu dari 23 permukiman ilegal Yahudi di Distrik Salfit, dan didirikan di atas lahan milik warga Deir Estia, Palestina pada tahun 1991.

Ma’aly menambahkan, para pemukim ilegal Yahudi juga membuldoser lebih banyak tanah milik warga Palestina dan dan menumbangkan pohon-pohon Zaitun di dekat dengan permukiman ilegal Yahudi lainnya di dekat Salfit, termasuk lahan dekat permukiman ilegal Yahudi Leshim, Brokhin dan Borkan, dan membangun rumah-rumah baru di sana.

Dalam berita terkait, pemukim ilegal ekstremis Yahudi menyerang sejumlah warga di Desa Burin, sebelah selatan Nablus. Para pemukim ilegal ekstremis Yahudi menyerang daerah di pinggiran desa, dan bentrok dengan warga setempat.

Tentara penjajah Israel kemudian menyerang desa dan menembakkan gas air mata yang menyebabkan sejumlah warga menderita efek dari menghirup gas air mata itu.(T/P014/P02)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

Leave a Reply